SuaraBogor.id - Baru-baru ini publik dibuat heboh adanya dugaan investasi bodong yang dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur. Hal itu terkuak setelah 12 orang menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Kamis (9/12/2021) lalu.
Munculnya kasus tersebut membuat Ustaz Yusuf Mansur menjadi perbincangan banyak pihak.
Bahkan, saat ini banyak yang mencari latar belakang ustaz kondang tersebut.
Yusuf Mansur memiliki kehidupan yang berliku sebelum mejadi ustaz dan memiliki banyak pesantren seperti sekarang.
Baca Juga:Kelas Edukasi Bisnis Khusus Ibu, Kini Perempuan Bisa Ikut Andil Cari Cuan
Pria bernama lengkap Jam’an Nurkhatib Mansur itu pernah dua kali mendekam di penjara karena bisnis yang gagal hingga terlilit utang pada 1996 dan 1998 silam.
Setelah keluar dari penjara, ia mencoba kembali berbisnis dari nol dengan berjualan es di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Usaha yang dirintis tersebut terus berkembang hingga memiliki karyawan.
Melunik dari Solopos -jaringann Suara.com, Kamis (15/12/2021) kehidupan Yusuf Mansur dengan latar belakang mantan narapidana kian membaik setelah berkenalan dengan polisi dan menawari kerja di LSM.
Selama kerja, ia menulis pengalamannya di penjara saat merindukan orang tuanya. Ia kemudian membuat buku berjudul Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang.
Baca Juga:2.574 Pesantren Bergabung dalam Program OPOP Jawa Barat 2021
Buku yang ditulis dari hikmah hidupnya balik jeruji itu mendapatkan respons baik dari masyarakat. Bahkan Yusuf Mansur kerap diundang untuk bedah bukunya.
- 1
- 2