facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dikirim Air dari Bogor dan Depok, Banjir Rendam Permukiman Warga di Kebon Pala

Andi Ahmad S Selasa, 19 April 2022 | 13:20 WIB

Dikirim Air dari Bogor dan Depok, Banjir Rendam Permukiman Warga di Kebon Pala
Ilustrasi banjir di Jakarta. [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Hal itu menyebabkan banjir setinggi kurang lebih satu meter merendam permukiman warga di RT 04 Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

SuaraBogor.id - Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Tinggi Muka Air di Bendungan Katulampa siaga 3 pada Senin (18/4/2022) kemarin.

Hal itu menyebabkan banjir setinggi kurang lebih satu meter merendam permukiman warga di RT 04 Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Banjir tersebut disebabkan luapan Kali Ciliwung pada Selasa pagi sekitar pukul 6.00 WIB.

"Mulai banjir dari dini hari. Memang sebelumnya sudah ada informasi kalau ketinggian air di (bendungan) Katulampa naik sampai siaga tiga," kata Akid yang ditemui di lokasi bencana.

Akid menambahkan warga langsung bersiap menghadapi air kiriman setelah mendapat informasi ketinggian air di Bendungan Katulampa, Bogor dan Pos Pantau, Depok naik karena tingginya intensitas hujan.

Warga memindahkan barang-barang seperti sepeda motor ke akses jalan lingkungan yang lokasinya lebih tinggi, serta memindahkan barang elektronik dan perabot ke lantai dua rumah agar tidak terendam.

Baca Juga: Tidak Pernah Jalankan Normalisasi Sungai, PDIP Heran Anies Minta Bantuan Pemerintah Pusat Tangani Banjir

"Kalau di bagian belakang itu ketinggian air sampai pagi ini sekitar 1,2 meter. Untuk yang di bagian tengah sekitar 1 meter. Dibanding dini hari tadi ada kenaikan tinggi air sekarang," ujar Akid.

Akid mengatakan meskipun banjir merendam permukiman, namun warga tetap menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

"Kalau aktivitas biasa, tetap ada yang berangkat sekolah, kerja. Karena dari sebelumnya kita sudah antisipasi untuk memindahkan motor, perabot di rumah juga sudah dipindah," tutur Akid. [Antara]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait