Ngeri! Warga Cianjur Harus Pertaruhkan Nyawa di Atas Seutas Tali Demi Sebrangi Sungai Cisokan

"Hanya satu atau dua orang siswa saja yang masih berani melintas dengan bergelantungan pada tali kawat jembatan. Untuk mempercepat sampai di sekolah," ujarnya.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 22 Juni 2022 | 17:42 WIB
Ngeri! Warga Cianjur Harus Pertaruhkan Nyawa di Atas Seutas Tali Demi Sebrangi Sungai Cisokan
Seorang warga tengah melintasi jembatan rusak di atas Sungai Cisokan, Kabupaten Cianjur dan hanya berpijak pada seutas tali besi. [Suara.com/Fauzi Noviandi]

Karena jembatan tersebut merupakan akses yang digunakan warga untuk beraktivitas.

"Semoga segera ada pembangunan, agar warga nyaman dan aman saat melintas. Kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengangkut hasil tani jika menggunakan jalur lain yang jaraknya mencapai 10 kilometer," ujarnya.

Semenatara itu, Sekretaris Desa Salamnunggal, Asep Sopandi, mengatakan jembatan gantung yang dibangun sekitar tahun 1990 itu kondisinya sudah tidak layak untuk dilintasi.

"Rusaknya sudah cukup lama. Saat ini warga secara swadaya akan memperbaiki jembatan dengan menggunakan bambu sebagai alas berpijak. Namun saat ini warga terkendala oleh kawat untuk mengikat bambu," kata Asep.

Baca Juga:Berhasil Tangkap Ular yang Masuk ke Rumah, Pria Ini Hampir Meregang Nyawa Akibat Lehernya Terlilit

Asep mengungkapkan, ketinggian jembatan dengan permukaan air Sungai Cisokan mencapai sekitar 25 meter dan kedalaman sungai mencapai 7 meter.

"Rencana pembangunan jembatan itu sudah dibahas oleh dua pemerintahan desa, yaitu Desa Salamnunggal, Cibeber dan Sukarama, Bojongpicung. Nantinya pembangunan jembatan itu tidak akan di lokasi yang sama," ucapnya.

Kontributor : Fauzi Noviandi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini