facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bikin Pusing Orang Tua, Sekolah di Cianjur Diminta Bijak dalam Gelar Acara Perpisahan

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 22 Juni 2022 | 18:37 WIB

Bikin Pusing Orang Tua, Sekolah di Cianjur Diminta Bijak dalam Gelar Acara Perpisahan
ILUSTRASI - Momen ayah rekam penampilan anak saat acara perpisahan sekolah [tiktok]

Anak saya yang SMP di Gedung Pertemuan, tapi yang SD di salah satu hotel di kawasan wisata Cipanas. Biayanya cukup memberatkan, katanya.

SuaraBogor.id - Sejumlah sekolah dari berbagai tingkatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Bara bakal menggelar kegiatan perpisahan sekolah.

Perpisahan sekolah itu digelar mulai dari di kampus sekolah, gedung pertemuan hingga hotel.

Merespon kegiatan itu, beberapa orang tua siswa SD, SMP, SMA dan SMK di Cianjur mengaku pusing lantaran acara perpisahan, karena biayanya cukup menguras kantong.

Diketahui, biaya gelaran perpisakan di sekolah sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per murid, sedangkan di gedung antara Rp 250 hingga Rp 500 ribu. Sementara jika perpisakan digelar di hotel, mereka harus merogoh kocek Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Wisata di Bali yang Cocok Didatangi Bersama Anak Selama Liburan Sekolah

Kebanyakan, alasan keberatan orang tua murid yakni mereka juga harus memikirkan biaya kelanjutan sekolah anaknya. Bagi murid SD harus memikirkan biaya ke SMP, sedangkan SMP melanjutkan ke SMA dan SMA ke Perguruan Tinggi.

“Dua anak saya harus melanjutkan sekolah, yang satu ke SMP dan SMA, lumayan pusing memikirkan biayanya,” terang Elma (43) orang tua murid pada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Belum selesai mencari biaya anak yang akan melanjutkan sekolah, Elma mengaku harus mengeluarkan biaya untuk acara perpisahan sekolah.

“Anak saya yang SMP di Gedung Pertemuan, tapi yang SD di salah satu hotel di kawasan wisata Cipanas. Biayanya cukup memberatkan,” katanya.

Sementara itu, orang tua murid lainnya, Deden Abdulah (38) menyarankan agar sekolah lebih bijak dalam menyelenggarakan perpisahan sekolah, mengingat dua tahun kita melalui pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ngeri! Warga Cianjur Harus Pertaruhkan Nyawa di Atas Seutas Tali Demi Sebrangi Sungai Cisokan

“Secara ekonomi semuanya terimbas dengan adanya pandemi Covid-19, jadi harusnya bijak pihak sekolah,” tegas Deden.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait