facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Proses Pencarian Korban Banjir Bandang di Cibunian Bogor Sempat Alami Kendala Akibat Wilayah yang Terisolir

Galih Prasetyo Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:58 WIB

Proses Pencarian Korban Banjir Bandang di Cibunian Bogor Sempat Alami Kendala Akibat Wilayah yang Terisolir
Banjir bandang yang terjadi di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Bogor, Jawa Barat tidak hanya merendam pemukiman warga saja, Senin (21/9/2020) kemarin. (Suara.com/Andi)

"Iya (dua orang hilang), saya di lokasi Cibunian, Pamijahan,"

SuaraBogor.id - Bencana alam banjir bandang di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengakibatkan puluhan rumah hancur.

Banjir bandang ini juga mengakibatkan longsor yang menyebabkan dua orang sempat hilang. Satu orang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Iya (dua orang hilang), saya di lokasi Cibunian, Pamijahan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko saat di konfirmasi, Jumat (24/6/2022).

Aris mengatakan satu di antaranya telah di temukan atas nama Aan (40). Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Pengakuan Korban Banjir Bandang di Bogor: Terparah Sejak 30 Tahun Silam

"Sudah meninggal dunia ditemukan satu di lokasi longsor atas nama Ibu Aan, usia 40 tahun," jelasnya.

Dan hingga saat ini petugas masih melakukan pencarian satu orang hilang lainnya, atas nama Umar (42).

Pencarian sempat berhenti pada pukul 17.00 WIB akibat cuaca yang tidak mendukung dan kurangnya penerangan akibat pemadaman listrik.

“Kita sampe jam 17.00 WIB belum berhasil kereta cuaca mendung dan medan tidak kondusif (pencarian dilanjutkan mulai pagi ini), material longsoran ketebalannya hingga 3 meteran dan banyak batu besar,” ucap Aris menjelaskan proses pencarian orang hilang.

Aris menjelaskan kendala dari proses evakuasi bencana ini antara lain medan yang tidak kondusif mengakibatkan pergerakan petugas menjadi terbatas.

Baca Juga: Kronologi Banjir Bandang di Pamijahan Bogor, Warga Mendengar Suara Bergemuruh Tepat Pukul 18.00 WIB

“Kendalanya tidak bisa masuk alat berat, kemudian ke lokasi masih terisolir, harus jalan kaki 1 km, petugas yang ke lokasi juga terbatas,” bebernya menjelaskan situasi saat ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait