facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pergi ke Aceh untuk Berburu Emas, Warga Sukabumi Malah Tewas akibat Miras Oplosan

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 07 Juli 2022 | 19:14 WIB

Pergi ke Aceh untuk Berburu Emas, Warga Sukabumi Malah Tewas akibat Miras Oplosan
ILUSTRASI - Petugas saat menunjukkan barang bukti miras oplosan, yang menewaskan tiga orang warga Kapanewon Berbah, di Mapolres Sleman, Kamis (19/5/2022). (kontributor/uli febriarni)

"Di lubang tambang emas dia kerjanya," ujar Kanit Reskrim Polsek Jampangkulon.

SuaraBogor.id - Seorang pria berinisial IK (29) yang merupakan warga Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas di Kabupaten Pidie, Aceh pad Rabu (6/7/2022).

Pria yang merupakan warga Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon itu diduga tewas akibat menenggak minuman keras atau miras oplosan.

"(akibat minum) Miras oplosan," Kapolsek Jampangkulon AKP Dede Majmudin dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejarig Suara.com, Kamis (7/7/2022).

Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin menyatakan IK asalnya dari Desa Sirnasari, Kecamatan Surade dan baru setahun ini pindah ke Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon. Mengenai sebab kematian IK, Asep menyatakan kurang tahu penyebabnya.

Baca Juga: BKI dan ASTA Lengkapi Medali Emas Sumut jadi 18 di Fornas VI Palembang

Menurut Asep, jenazah warganya itu telah tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (7/7/2022) sore.

“Kemarin keluarganya sempat mau pinjam kendaraan siaga desa, sehubungan kendaraan milik desa itu bukan kendaraan ambulans maka untuk menjemput jenazah menggunakan ambulans Desa Sirnasari," kata Asep.

"Dari informasi sopir ambulance Desa Sirnasari bahwa jenazah tiba di Bandara Soekarno - Hatta pada pukul 15.58 WIB dan dipastikan sampai ke Jampangkulon pada malam hari sekitar pukul 21.00 - 22.00 WIB," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jampangkulon Bripka Riki Rosandi membenarkan bahwa ada warga Kecamatan Jampangkulon, yang meninggal dunia di Aceh.

Riki menyatakan dari KTP-nya, IK masih tercatat sebagai warga Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon. Menurutnya IK pernah menikah dengan warga Desa Padajaya dan tinggal disitu, kemudian cerai dan balik lagi tinggal dirumah orang tuanya, di Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon.

Baca Juga: Waduh, Cuan Miras Tak Mengalir ke Daerah, Pemkot Bontang Revisi Perda

Menurut Riki, pria yang meninggal dunia itu bekerja di tambang emas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait