facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembatas Ka'bah Diangkat, Umat Islam Bisa Kembali Cium Hajar Aswad

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:41 WIB

Pembatas Ka'bah Diangkat, Umat Islam Bisa Kembali Cium Hajar Aswad
ARSIP - Jamaah haji berebut untuk mencium Hajar Aswad di Masjidilharam, Makkah, Arab Saudi. [ANTARA Foto/Prasetyo Utomo]

Penciuman Hajar Aswad juga diizinkan dalam suasana yang aman, spiritual dan sehat," ujarnya.

SuaraBogor.id - Pagar penghalang Ka’bah yang telah terpasang sejak 1 Juli 2020 lalu untuk mencegah penyebaran COVID-19 kini telah diangkat.

Maka saat ini, Umat Islam yang beribadah di Masjidilharam, Makkah, Arab Saudi, bisa kembali mencium Hajar Aswad.

Kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdur-Rahman As-Sudais mengatakan pagar penghalang Ka’bah diangkat karena pandemi mereda, menurut keterangan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Arab Saudi yang diterima di Jakarta, Kamis (4/8/2022).

“Penciuman Hajar Aswad juga diizinkan dalam suasana yang aman, spiritual dan sehat. Ini di bawah bimbingan dan tindak lanjut dari Suci Sheikh Abdur-Rahman As-Sudais,” menurut keterangan itu.

Baca Juga: Alhamdulillah! Jemaah Kini Bisa Sentuh Ka'bah dan Cium Hajar Aswad

Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci juga merumuskan rencana lanjutan untuk menyelenggarakan haji dan umrah, serta shalat di Hijr Ismail.

Presidensi bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memberikan layanan terbaik di dua Masjid Suci agar jamaah dapat melakukan ritual mereka dengan mudah dan nyaman.

Hijr Ismail atau dikenal juga sebagai Al Hatim merupakan bangunan terbuka berbentuk bulat sabit (setengah lingkaran) yang ada di dekat Ka’bah.

Hijr Ismail adalah lokasi Nabi Ibrahim membangun tempat penampungan untuk putranya Nabi Ismail dan istrinya Siti Hajar.

Area sekitar tiga meter yang berdekatan dengan dinding di sisi Al Hatim sebenarnya merupakan bagian dari Ka’bah sedangkan sisanya berada di luar tempat suci umat Islam. Hukum shalat di dalam Hijr Ismail adalah sunah (tidak wajib, tetapi dianjurkan karena berpahala).

Baca Juga: Masjidil Haram Lengang, Jemaah Antre Cium Hajar Aswad

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa akan ada opsi pada aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna untuk membuat janji melakukan ritual mencium Hajar Aswad, menyentuh Pojok Yaman (Al Rukn Al Yamaani), dan melakukan shalat di Hijr Ismail.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait