"Saya sempat barkata kepada bidan, dengan mengucapkan iklhas ketika bayi saya drop karena tidak punya uang, tapi bidan tetap maksa saya untuk membawa ke rumah sakit," katanya pada wartawan.
Ia menjelaskan dirinya dianjurkan untuk membuat Surat Keterangan Miskin (SKTM), setelah itu ia langsung membawa bayinya ke rumah sakit.
"Saat di rumah sakit, sempat stabil denyut jantungnya, namun kemudian dokter mengatakan nyawanya tak tertolong," pungkasnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Baca Juga:Wakapolri : Kita Harus Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme