Viral Pria Ini Sindir Pedas Kominfo soal Kebocoran Data Sim Card: Kalau Gak Bisa Jaga Amanah Rakyat, Jangan Dipaksain

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan lembaga-lembaga terkenal terus mencari kambing hitam dan enggan untuk disalahkan atas kebocoran data sim Card itu.

Hairul Alwan
Sabtu, 10 September 2022 | 12:14 WIB
Viral Pria Ini Sindir Pedas Kominfo soal Kebocoran Data Sim Card: Kalau Gak Bisa Jaga Amanah Rakyat, Jangan Dipaksain
Tangkapan layar pria sindir Kominfo soal kebocoran data Sim Card. [TikTok]

Bahkan hingga saat ini, belum ada tindakan jelas yang dilakukan oleh Kominfo. Justru Kominfo meminta masyarakat untuk menjaga data pribadi mereka sendiri-sendiri.

"Dan sekarang malah dari Kominfo nyuruh kita jaga data masing-masing, yah kalau misalnya dari awal dari lembaga pemerintahan gak bisa ngejaga amanah rakyat untuk memegang data kita ya gak usah dipaksain, gak udah diwajibin buat registrasi SIM card juga," tutur pria tersebut.

"Yang ada sekarang malah ketar-ketir, data itu harganya mahal lo temen-temen kalau kalian mau tau. Dan sekarang bingung nih siapa yang mau bertanggung jawab atas kebocoran data," lanjutnya kembali

Melihat video itu membuat metijet geram dan memberikan berbagai komentarnya. Bahkan mempertanyakan fungsi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut.

Baca Juga:Emak-emak Pencuri Jepit Rambut Melongo Saat Tahu Direkam Penjual, Bikin Netizen Ngakak

"apasalahnya sih buat permintaan maaf ke publik trus memberi & menerima solusi bersama masyarakat," kata akun @Or****es.

"padahal dia yg bocori kita yg di suruh jaga gaje betul Kominfo," imbuh @MA****UT.

"Gue aja punya ktp ada 4 (emot tertawa 2x)," timpal @?*****?. "yaa kita tau lahh puan kan mau nyalon," ucap akun @a***y.

"terus fungsinya kominfo apa, bukannya itu fungsi nya? buat lindungin data," ungkap @Ka*****oy.

Kontributor : Mira puspito

Baca Juga:Viral Polisi Joget Pinggir Jalan Sambil Atur Lalu Lintas, Diputar 2,8 Juta Kali, Warganet: Fix Bukan Anggota Ferdy Sambo

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini