'Hadirin Yang Berbahagia' Publik Geram Dengan Ketua PSSI, Seruan Iwan Bule Out Menggema

Seperti dilihat Suara.com di akun Twitter @FaktaSepakbola, terlihat potongan rekaman konferensi pers Iwan Bule bersama beberapa pejabat tersebut.

Andi Ahmad S
Senin, 03 Oktober 2022 | 12:55 WIB
'Hadirin Yang Berbahagia' Publik Geram Dengan Ketua PSSI, Seruan Iwan Bule Out Menggema
Mochamad Iriawan, Ketua PSSI. (pssi.org)

"Mundur sj pak, lebih terhormat," tulis netizen.

Ini Tangkapan Layar Diduga Provokator Pertama Tragedi Kanjuruhan

Ratusan orang meninggal dunia pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga antara Persebaya Surabaya versus Arema FC, yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).

Tangkapan Layar Tragedi Kanjuruhan [Facebook]
Tangkapan Layar Tragedi Kanjuruhan [Facebook]

Banyak yang menyebutkan, tragedi Kanjuruhan dipicu adanya tembakkan gas air mata ke tribun suporter aremania usai laga berakhir.

Baca Juga:Edy Rahmayadi Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Tragedi yang Sangat Menyesakkan Dada

Namun, disisi lagin publik juga menyoroti adanya seorang yang diduga menjadi provokator utama hingga terjadinya 125 orang meninggal dunia di Kanjuruhan.

Hal itu terlihat pada unggahan akun Facebook update sepakbola Indonesia terbaru, yang memperlihatkan seseorang diduga menjadi orang pertama yang turun ke lapangan usai laga berakhir.

Pada tangkapan layar terlihat, seorang yang dilingkari diduga suporter turun ke lapangan, karena kecewa klub kebanggannya kalah di kandang oleh Persebaya Surabaya.

"Provokator yang pertama turun ke lapangan, sekarang enak tidur di rumah tanpa memikirkan korban," tulis dikutip Suarabogor.id, Senin (3/10/2022).

Hal itu membuat reaksi banyak netizen. Bahkan ada juga netizen yang mengatakan penyebab utamanya adalah polisi karena menembakkan gas air mata ke tribun penonton.

Baca Juga:Tragedi Kanjuruhan: Duka Dunia dan Bendera Setengah Tiang Anggota Federasi FIFA

Konten Warganet Bisa Jadi "kontrol" Dalam Tragedi Kanjuruhan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini