Geger Wanita Bercadar Todongkan Pistol ke Paspampres, MUI Kota Bogor: Diduga dari Kelompok Takfiri

"Cara berpakaiannya, kemudian gestur tubuhnya, cara melakukan aksinya, ini kan mirip,"

Galih Prasetyo
Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:08 WIB
Geger Wanita Bercadar Todongkan Pistol ke Paspampres, MUI Kota Bogor: Diduga dari Kelompok Takfiri
Wanita bercadar diamankan polisi saat hendak terobos masuk Istana Negara, Selasa (25/10/2022) pagi. (foto: Ist)

SuaraBogor.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor merespons adanya aksi perempuan bercadar yang coba menerobos masuk ke Istana Negara dan menodongkan senjata api ke Paspampres pada Selasa (25/10/2022) di Jakarta.

Ketua Komisi Ukhwah Islamiah, KH Khotimi Bahir menyebut aksi perempuan itu diduga dari kelompok takfiri atau kelompok yang mudah menghakimi seseorang kafir.

"Kalau kita melihat modus-modus seperti ini, ini kan sebenarnya persis seperti pola-pola yang sudah pernah terjadi," kata dia, kepada Suarabogor.id, Selasa (25/10/2022).

"Cara berpakaiannya, kemudian gestur tubuhnya, cara melakukan aksinya, ini kan mirip. Untuk sementara kita bisa melihat ini adalah teror, bisa secara perorangan bisa juga ada jaringan. Ini kan musti diselidiki," paparnya.

Baca Juga:Heboh WhatsApp Down, Warga Bogor: Alhamdulillah Pulih Kembali, Padahal Baru Aja Mau Download Michat

Namun, dirinya tidak semena-mena menghakimi wanita itu sebagai kelompok tersebut. "Ini kan masih proses penyelidikan," paparnya.

Kendati demikian, dirinya menyampaikan bahwa aksi tersebut jangan sampai dianggap remeh. Sebab, kata dia, seseorang yang sudah berani melakukan aksi membahayakan itu biasanya dilatarbelakangi oleh pemahaman atau doktrin yang sudah melekat pada pelaku.

"Biasanya, kalau pola-pola yang sudah ada, ketika ada yang nekat seperti ini, ini diduga oleh doktrin yang kuat. Gak mungkin kalau doktrinnya tidak kuat, dia akan nekat, karena risiko nya besar. Ini biasanya doktrin yang berbasis agama," tuturnya.

Faksi-faksi Kelompok Takfiri dalam Bernegara

Ia menyebut, kelompok takfiri dalam melakukan kehidupan bernegara itu dibagi ke dua faksi yakni kelompok takfiri yang sama sekali menjauhi kenegaraan dan faksi yang terlibat langsung dalam bernegara.

Baca Juga:Wanita Bercadar Terobos Istana, Denny Siregar: Kalau Kena Doktrin, Lebih Ganas dari Pria

"Pertama, ada takfir sampai masuk ke dalam persoalan ketatanegaraan, menganggap segala sesuatu yang menurut pandangannya tidak berdasarkan hukum agama. Maka itu kafir," ungkapnya.

News

Terkini

Hal itu menyebabkan Polres Bogor melakukan pengetatan untuk mengantisipasi adanya aksi teror bom di 33 Mako Polsek yang ada di Kabupaten Bogor.

News | 19:16 WIB

Kasat Reskrim Polres Bogor Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan, satu orang tersangka baru terkait perdagangan orang kembali diamankan.

News | 19:05 WIB

"Masyarakat harap tenang, insya Allah situasi terkendali," kata Ridwan Kamil.

News | 10:49 WIB

Hal tersebut dialami oleh Fahri, warga Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

News | 22:54 WIB

L merupakan pelaku penyedia jasa penyaluran TKW ilegal yang berlokasi di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

News | 21:02 WIB

Beberapa masa lalu kelam Syahrini yang terendus oleh ibunda Reino Barack di antaranya adalah kehadiran anak diduga Rekha Stevhira.

News | 08:25 WIB

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa berawal saat dua kelompok yang diduga geng motor yakni kelompok RDT dan kelompok Kayu Manis Strong Boy janjian

News | 22:14 WIB

Menurutnya, pengerjaan tersebut ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

News | 20:25 WIB

Santi juga mendapatkan pengalaman baru menjadi bagian dari BRI.

News | 16:00 WIB

Data tersebut dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

News | 15:19 WIB

Gempa Cianjur diinformasikan berdasarkan Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG.

News | 10:22 WIB

Sejumlah video hoax berseliweran pasca gempa bumi guncang Garut pada sore ini, Sabtu (3/12/2022).

News | 18:40 WIB

Beredar video yang menunjukkan kondisi rumah di Garut Selatan rata dengan tanah pasca diguncang gempa.

News | 18:24 WIB

Kabar tersebut diketahui melalui sejumlah netizen yang ikut mengomentari informasi gempa di Twitter @infoBMKG tersebut.

News | 17:43 WIB

Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Anang Rizkany Noor menyebut, diklat tersebut merupakan tidaklanjut Momorandum of Understanding (MoU) dengan TNI AD Kodam Jaya

News | 22:32 WIB
Tampilkan lebih banyak