271 Orang Meninggal Dunia, China Siap Salurkan Bantuan Untuk Penanganan Gempa Cianjur

Kekinian, pemerintah China akan memberikan bantuan penanganan gempa bumi Cianjur.

Andi Ahmad S
Kamis, 24 November 2022 | 11:07 WIB
271 Orang Meninggal Dunia, China Siap Salurkan Bantuan Untuk Penanganan Gempa Cianjur
Salah satu rumah warga yang luluh lantah akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. [Suara.com/Faqih]

SuaraBogor.id - Gempa Cianjur menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Bahkan, bencana alam di Jawa Barat tersebut kini menjadi perhatian juga dari Pemerintah China.

Kekinian, pemerintah China akan memberikan bantuan penanganan gempa bumi Cianjur.

"China siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk bencana di Indonesia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing, mengutip dari Antara.

Menurut dia, Presiden China Xi Jinping telah mengirimkan pesan duka cita kepada korban bencana melalui Presiden Indonesia Joko Widodo.

Baca Juga:Dua Kali Kunjungan ke Lokasi Gempa Cianjur, Jokowi Ingin Lihat Langsung Pencarian Puluhan Korban Hilang

"China dan Indonesia merupakan tetangga yang bersahabat," kata Zhao dalam pengarahan pers reguler itu.

Pihaknya merasa yakin bangsa Indonesia mampu mengatasi bencana tersebut dan segera membangun kembali rumah-rumah mereka yang rusak akibat guncangan gempa bermagnitudo 5,6 pada Senin (21/11) siang.

Namun dia tidak memerinci jenis dan rupa bantuan pemerintah China yang siap dikirimkan untuk korban bencana gempa Cianjur tersebut.

Dalam pesan duka cita yang dikirimkan kepada Presiden Jokowi pada Selasa (22/11), Presiden Xi mengaku terkejut mendengar bencana gempa di Indonesia yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian material.

Atas nama pemerintah dan dan rakyat China, Xi menyampaikan duka cita dan simpati kepada keluarga korban.

Baca Juga:Pemerintah China Siapkan Dukungan dan Bantuan untuk Gempa Cianjur

Orang nomor satu di China itu juga sangat yakin bahwa di bawah pemerintahan Joko Widodo, masyarakat yang terdampak gempa akan bisa mengatasi bencana dan membangun kembali rumah-rumah mereka yang rusak.

News

Terkini

Hal itu menyebabkan Polres Bogor melakukan pengetatan untuk mengantisipasi adanya aksi teror bom di 33 Mako Polsek yang ada di Kabupaten Bogor.

News | 19:16 WIB

Kasat Reskrim Polres Bogor Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan, satu orang tersangka baru terkait perdagangan orang kembali diamankan.

News | 19:05 WIB

"Masyarakat harap tenang, insya Allah situasi terkendali," kata Ridwan Kamil.

News | 10:49 WIB

Hal tersebut dialami oleh Fahri, warga Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

News | 22:54 WIB

L merupakan pelaku penyedia jasa penyaluran TKW ilegal yang berlokasi di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

News | 21:02 WIB

Beberapa masa lalu kelam Syahrini yang terendus oleh ibunda Reino Barack di antaranya adalah kehadiran anak diduga Rekha Stevhira.

News | 08:25 WIB

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa berawal saat dua kelompok yang diduga geng motor yakni kelompok RDT dan kelompok Kayu Manis Strong Boy janjian

News | 22:14 WIB

Menurutnya, pengerjaan tersebut ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

News | 20:25 WIB

Santi juga mendapatkan pengalaman baru menjadi bagian dari BRI.

News | 16:00 WIB

Data tersebut dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

News | 15:19 WIB

Gempa Cianjur diinformasikan berdasarkan Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG.

News | 10:22 WIB

Sejumlah video hoax berseliweran pasca gempa bumi guncang Garut pada sore ini, Sabtu (3/12/2022).

News | 18:40 WIB

Beredar video yang menunjukkan kondisi rumah di Garut Selatan rata dengan tanah pasca diguncang gempa.

News | 18:24 WIB

Kabar tersebut diketahui melalui sejumlah netizen yang ikut mengomentari informasi gempa di Twitter @infoBMKG tersebut.

News | 17:43 WIB

Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Anang Rizkany Noor menyebut, diklat tersebut merupakan tidaklanjut Momorandum of Understanding (MoU) dengan TNI AD Kodam Jaya

News | 22:32 WIB
Tampilkan lebih banyak