"Temenan, kami temenan. Keluarganya juga deket. Tapi memang lagi ada perselisihan dikit, urusan kerjaan," imbuh Mohammad Andika Mowardi.
Korban sudah tidak mengingat jelas kronologi kejadian saat penembakan berlangsung. Ia cuma ingat bahwa sempat ada adu mulut dengan Gathan sebelum ditodong pistol di dekat kantornya.
"Saya kan lagi beli Indomie. Pas saya balik lagi, sudah ada mobil berhenti dekat kantor, saya sudah ditunggu sama dia. Kami terus cekcok mulut, lalu dia nodongin pistol ke kepala saya," kata Mohammad Andika Mowardi mengungkap kronologi.
Korban sempat menyelamatkan diri setelah Gathan Saleh Hilabi menodongkan pistol. Ia lari ke dalam kantor dengan tujuan meredakan emosi Gathan.
Baca Juga:Jelang Ramadan, Satpol-PP Amankan 18 PSK Jalur MiChat di Sukaraja Bogor
"Saya sempet lari ke atas," ucap Mohammad Andika Mowardi.
Beberapa saat setelahnya, korban mengira emosi Gathan Saleh sudah mereda. Ia keluar lagi untuk menemui Gathan dan bertanya apa maksud penodongan itu.
Namun setibanya di depan muka Gathan, korban langsung ditembak. Beruntung, peluru dari pistol Gathan tidak mengenainya.