Karyawan Ditodong Senjata, Bentrok Berdarah Antar Kelompok di Pabrik Hebel Cianjur

Bentrokan itu dipicu karyawan yang ditodong senjata api, hingga dua kelompok terlibat bentrok di PT Bangun Ringan Perkasa (BRP) Cianjur.

Andi Ahmad S
Sabtu, 25 Mei 2024 | 08:45 WIB
Karyawan Ditodong Senjata, Bentrok Berdarah Antar Kelompok di Pabrik Hebel Cianjur
Ilustrasi bentrokan. (Antara)

SuaraBogor.id - Bentrok antar dua kelompok terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jumat (24/5/2024) kemarin telah menggegerkan publik.

Dua kelompok bentrok tersebut anara karyawan dan kelompok yang diduga berasal dari daerah Ambon.

Bentrokan itu dipicu karyawan yang ditodong senjata api, hingga dua kelompok terlibat bentrok di PT Bangun Ringan Perkasa (BRP) Cianjur.

Bentrok tersebut terjadi di Jalan Raya Bandung KM 10 Kampung Tungturunan, Desa Hagarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur karena sehari sebelumnya, karyawan PT BRP produsen hebel itu ditodong senjata api.

Baca Juga:Kolaborasi Antar Daerah Penunjang Jakarta Diharapkan Percepat Pembangunan Jalur Puncak II

Ada kelompok yang menduduki PT BRP Cianjur sehari sebelumnya, kemudian karyawan bernama Ridwan (30) ditodong senjata api tanpa alasan yang jelas.

Kejadian bermula saat Ridwan sedang berada di dalam pabrik dan mendatangi sekelompok orang yang disebut-sebut sebagai kelompok Ambon.

Namun, ia malah ditodong senjata berjenis handgun oleh salah satu anggota kelompok tersebut.

“Awalnya saya ditodong pistol, kemudian teman saya memberitahu kepada rekan-rekan yang menunggu di luar,” kata Ridwan, dikutip dari CianjurToday -jaringan Suara.com.

Mendengar informasi tersebut, para karyawan yang geram dengan aksi kelompok Ambon, melakukan pelemparan dan mendobrak gerbang pabrik yang dijaga kepolisian.

Baca Juga:Pemkab Cianjur Buka Peluang Kerja Luas bagi Lulusan SMA/SMK, Tantang Jadi Pelaku UMKM dan Petani Milenial

“Otomatis, teman-teman saya langsung masuk ke dalam dan melakukan perlawanan terhadap kelompok Ambon itu,” ucap Ridwan.

Bentrokan ini mengakibatkan satu karyawan dan seorang anggota polisi mengalami luka-luka, serta kerusakan pada gerbang pabrik.

Menurut Ridwan, karyawan pabrik merasa kesal dengan aksi kelompok Ambon yang mengusir mereka agar tidak melanjutkan pekerjaannya.

Ia menambahkan, aksi ini diduga dipicu oleh sengketa kepemilikan perusahaan antara kelompok Ambon dan pihak bos PT BRP.

“Katanya ada kaitan sengketa gitu, tapi yang saya heran kenapa harus melibatkan karyawan,” tutup Ridwan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus bentrokan tersebut dan belum memberikan keterangan resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini