Pemkab Bogor Luncurkan Sistem "Si Aktif Bogor" untuk Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan

Bachril menyebutkan, PuG bukan hanya tentang perempuan, tapi juga mengenai laki-laki, yakni membangun masyarakat yang adil dan setara bagi semua orang melalui proses kegiatan

Andi Ahmad S
Kamis, 07 November 2024 | 06:25 WIB
Pemkab Bogor Luncurkan Sistem "Si Aktif Bogor" untuk Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri meluncurkan "Si Aktif Bogor" di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Diskominfo/HO/Suara.com]

SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor meluncurkan "Si Aktif Bogor", sebuah sistem yang diandalkan untuk mewujudkan kesetaraan gender di lingkup perangkat daerah.

Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri mengungkapkan sistem ini akan mengoptimalkan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan komitmen pemangku kepentingan atau multipihak, sehingga mendukung ketahanan keluarga menuju keluarga berkualitas.

“Kita bersama-sama berkomitmen untuk membangun keluarga yang berkualitas dan tangguh. Dengan memberdayakan perempuan, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, namun juga memperkuat fondasi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat,” ungkap Bachril.

Pemkab Bogor mendukung upaya peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan melalui Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PuG) dan Peraturan Bupati Nomor 78 Tahun 2017 tentang Pedoman Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Baca Juga:Pesta Rakyat ala Dedie-Jenal, Warga Bogor Banjiri Lapangan Mulyaharja

“Komitmen ini menjadi dasar pelaksanaan pengarusutamaan gender, untuk mencapai kabupaten yang responsif gender melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan, potensi dan penyelesaian permasalahan laki-laki dan perempuan,” ujarnya.

Bachril menyebutkan, PuG bukan hanya tentang perempuan, tapi juga mengenai laki-laki, yakni membangun masyarakat yang adil dan setara bagi semua orang melalui proses kegiatan analisis gender ke dalam program dan kegiatan dari instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Ia menegaskan, di balik jargon dan definisi PuG memiliki manifestasi nyata dalam berbagai kebijakan dan program yang menyentuh kehidupan masyarakat. Sehingga, perangkat daerah harus memahami pentingnya revitalisasi kelembagaan PuG dan penerapan prinsip gender pada tujuh proses pembangunan.

“Bukan hanya sekedar mengumpulkan data yang diperlukan untuk penilaian kinerja Anugerah Parahita Ekapraya (APE), namun serius dalam mewujudkan kesetaraan gender di Kabupaten Bogor,” kata Bachril.

Menurut dia, PuG bukan hanya program semata, melainkan bagian integral dari seluruh kegiatan pembangunan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:Cibinong Jadi Pilot Project Sukses Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

“Saya berharap dengan kegiatan ini terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman dan komitmen seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bogor terkait pengarusutamaan gender,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini