Identitas Korban Mayat Tanpa Kepala di Kalibata Mengemuka, Diduga Pegawai Kemendagri

Kalak BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengaku, BPBD bersama tim lainnya resmi menutup proses pencarian Oden per hari, Jumat 11 Juli 2025.

Andi Ahmad S
Minggu, 13 Juli 2025 | 06:55 WIB
Identitas Korban Mayat Tanpa Kepala di Kalibata Mengemuka, Diduga Pegawai Kemendagri
Petugas Gabungan Mencari Korban Tertimbun Longsor di Bogor [Antara]

SuaraBogor.id - Jasad tanpa kepala yang ditemukan di Kalibata, Jakarta diduga kuat merupakan sopir di Biro Umum Kemendagri yang dikabarkan hilang setelah tertimbun longsor pada Sabtu 5 Juli 2025 lalu.

Korban bernama Oden Sumantri (47) itu hingga kini merupakan satu-satunya korban yang tertimbun di Megamendung yang belum juga ditemukan.

Kalak BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengaku, BPBD bersama tim lainnya resmi menutup proses pencarian Oden per hari, Jumat 11 Juli 2025.

Penutupan pencarian itu bukan karena Jasad tanpa kepala di Kalibata yang ditemukan, namun karena prosedur pencarian yang membatasi pencarian hingga 7 hari.

Baca Juga:Ketua DPRD Bogor Kaget Konflik PT Sinde dan Warga Cinagara Bertahun-tahun Tak Beres

"Hari ini terakhir kita melaksanakan pencarian tadi sore ditutup. Kalau kemudian ada informasi lebih lanjut maka tentunya dilanjutkan, koordinasi nya dengan Basarnas berkaitan dengan pencarian orang tersebut," jelas dia.

Ade Hasrat mengaku mengetahui adanya penemuan jasad tanpa kepala di Kalibata tersebut. Oden juga merupakan korban yang sama aliran sungainnya sampai Kalibata jika korban terbawa hanyut pasca tertimbun.

Sehingga, ada kecurigaan bahwa korban yang ada di Kalibata itu merupakan Oden Sumantri yang dicari berhari-hari oleh BPBD Kabupaten Bogor.

Sehingga, BPBD Kabupaten Bogor bersama keluarga korban datang untuk memastikan apakah korban di Kalibata merupakan Oden Sumantri atau bukan.

"Sebenarnya pada hari kemarin, hari rabu sore itu jenazah ada di Kalibata dan kemudian dievakuasi ke RS fatmawati, Basarnas dengan tim kesana beserta keluarga juga menyusul," kata dia.

Baca Juga:7 Ikhtiar Menemukan Jodoh Menurut Buya Yahya

Saat melihat korban, keluarga Oden menolak bahwa itu Oden. Sebab, jasad Oden sudah sulit diidentifikasi karena terlalu lama mengalami pembusukan.

Terlebih, kata dia, jasad yang dibawa dari Kalibata ke RS Fatmawati itu tidak disertai dengan kepala. Sehingga, keluarga Korban pun sulit mengetahui identitas korban.

"Tapi begitu ditunjukkan pada saat itu keluarga masih menolak bahwa itu adalah korban," jelas dia.

Sehingga, BPBD Kabupaten Bogor bersama keluarga korban akan menunggu hasil tes DNA jasad korban denga keluarga yang akan dilakukan oleh Forensi Polri.

"Nanti forensik dari Polri untuk melakukan tes DNA untuk memastikan apakah sebenarnya itu korban (Oden) karena memang kalau melihat dari kondisinya sangat jauh berbeda berubah mungkin karena terendam di air dan sudah berhari-hari," jelas dia.

"Sulit dikenalinya karena memang ya sudah kan membesar (membusuk) ya seperti itu bagian kepala juga sudah tidak ada sebagian besar. Jadi agak sulit," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini