Polres Bogor Telusuri Asap Misterius di PT Antam

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, turun tangan langsung untuk meluruskan informasi yang beredar liar di media sosial agar situasi tetap kondusif.

Andi Ahmad S
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44 WIB
Polres Bogor Telusuri Asap Misterius di PT Antam
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto [Andi Ahmad S/Suara,com]
Baca 10 detik
  • Kapolres Bogor menegaskan bahwa kabar ledakan di PT Antam Pongkor adalah hoaks. Meski muncul asap di area tambang, situasi dipastikan terkendali dan koordinasi intensif terus dilakukan demi menjaga kondusivitas masyarakat.

  • Insiden munculnya asap di tambang bawah tanah Antam tidak memakan korban jiwa dari pihak karyawan. Seluruh pekerja berhasil dievakuasi dengan selamat karena prioritas utama perusahaan adalah keamanan dan keselamatan nyawa manusia.

  • Tim teknis belum bisa mengidentifikasi sumber asap akibat tingginya kadar gas beracun karbon monoksida yang membahayakan. Polisi masih terus menyelidiki dugaan adanya korban dari penambang emas tanpa izin di area tersebut.

SuaraBogor.id - Kepanikan yang sempat melanda masyarakat terkait isu ledakan dahsyat dan jatuhnya korban jiwa di area pertambangan PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, akhirnya mendapat respons tegas dari otoritas kepolisian.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, turun tangan langsung untuk meluruskan informasi yang beredar liar di media sosial agar situasi tetap kondusif.

Kapolres menegaskan bahwa narasi horor yang menyebutkan adanya ledakan adalah informasi bohong. Berdasarkan hasil koordinasi intensif di lapangan, situasi teknis yang terjadi sebenarnya jauh berbeda dari rumor yang digoreng publik.

"Berita yang beredar, tidak benar bahwa terjadi ledakan," tegas AKBP Wikha, Rabu 14 Desember 2025.

Baca Juga:Klarifikasi PT Antam: Tidak Ada Ledakan dan Korban Jiwa, Operasional Berjalan Normal

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memverifikasi langsung dengan manajemen perusahaan.

"Tim dari PT. Aneka Tambang Pongkor sudah memastikan bahwa tidak ada ledakan di area pertambangan di Pongkor yang ada," katanya.

Meski membantah adanya ledakan, Kapolres membenarkan adanya insiden munculnya asap di area tambang bawah tanah. Kejadian ini terjadi pada waktu dini hari saat aktivitas operasional sedang minim.

"Jadi pukul hari Selasa dini hari, pukul 00.30, itu muncul asap di salah satu level pertambangan di PT. Aneka Tambang Pongkor," ungkapnya.

Respons cepat langsung dilakukan oleh tim internal perusahaan untuk mengevakuasi pekerja yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga:Viral 700 Orang Terjebak Gas Beracun di Antam Pongkor? Ini Kata Bupati Rudy Susmanto

Prioritas utama adalah keselamatan nyawa manusia. Kapolres memastikan, berdasarkan laporan yang ia terima, seluruh karyawan Antam dalam kondisi aman.

"Tidak ditemukan, tidak ada sama sekali dari pekerja Antam yang dikabarkan menjadi korban," ujarnya.

"Terkait berita yang berita yang menunjukkan bahwa ada korban terjemah itu dimastikan oleh pihak PT Antam tidak ada," imbuhnya.

Hingga saat ini, sumber pasti dari mana asap tersebut berasal masih menjadi misteri yang sedang dipecahkan.

Tim gabungan menghadapi kendala teknis yang sangat berbahaya di lapangan, yakni tingginya kadar gas beracun. Hal ini membuat tim penyelamat belum bisa menembus titik nol atau sumber asap.

"Jadi tim dari Antam sendiri belum dapat masuk ke dalam lokasinya karena tadi sudah disampaikan bahwa kadar karbon monoksidanya masih belum memungkinkan dari tim Antam untuk masuk ke dalam lokasi," jelas Wikha.

Kadar gas CO yang tinggi sangat mematikan bagi manusia dalam hitungan menit, sehingga sterilisasi area menjadi prosedur standar yang tidak bisa ditawar.

"Ada waktu yang harus dipastikan ya, karena yang pasti, yang fakta yang terjadi di lapangan ada asap," tambahnya.

Selain fokus pada keselamatan karyawan Antam, polisi juga tidak menutup mata terhadap rumor adanya penambang emas tanpa izin yang mungkin turut menjadi korban di lubang-lubang tikus sekitar area tersebut. Isu ini muncul karena adanya dugaan kebocoran yang masuk ke jalur-jalur tidak resmi.

"Ada dugaan mungkin, Don, kebocoran masuk ke lubang-lubang ini. Ada dugaan," kata Kapolres.

Namun, untuk memastikan hal tersebut, polisi masih membutuhkan waktu dan akses aman ke lokasi. Validasi data menjadi kunci agar tidak timbul spekulasi baru.

"Ketika yang dikerjakan adalah pekerjaan kan tidak ada yang menjadi korban, karena konfirmasinya itu ada penampang emas segera yang menjadi korban bukan dibawah komitmen dan tidak diperlukan," ujarnya.

Kapolres berjanji akan segera mengupdate informasi begitu tim teknis berhasil mencapai sumber asap.

"Nah itu harus dipastikan nanti setelah bisa masuk, bisa cek sumber, awal asapnya dari mana, nah itu baru bisa disimpulkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini