Baca 10 detik
- Ketegangan muncul di Katulampa Bogor akibat penolakan warga terhadap Kafe Michan yang menjual minuman beralkohol.
- Meskipun kafe berizin resmi melalui OSS, warga merasa kearifan lokal dan nilai religius terancam oleh praktik tersebut.
- Tokoh masyarakat mendesak Pemkot Bogor turun tangan menengahi dan menutup penjualan minuman beralkohol demi kenyamanan warga.
"Temukan kami kepada pihak Michan , kemudian kami menolak penjualan minuman ber alkohol. Kami dapat dukungan dari MUI Katulampa, bahwa masyarakat menolak usaha tersebut," pungkasnya.