Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin

Baik dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya. Kondisi ini menunjukkan bahwa puncak arus balik Lebaran telah berlalu, dan mobilitas masyarakat mulai kembali normal.

Andi Ahmad S
Kamis, 26 Maret 2026 | 16:37 WIB
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
Petugas Satlantas Polres Bogor dan petugas Dishub Kabupaten Bogor mengarahkan kendaraan wisatawan saat penyekatan kendaraan nomor polisi ganjil genap di jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nz]
Baca 10 detik
  • Arus lalu lintas di Jalur Puncak Bogor mengalami penurunan volume kendaraan yang signifikan pada Kamis, 26 Maret 2026.
  • Satlantas Polres Bogor menyatakan puncak arus balik Lebaran telah selesai, namun rekayasa lalu lintas tetap diberlakukan.
  • Kasat Lantas mengimbau pengguna jalan mematuhi sistem *one way* dan pengaturan lalin demi kelancaran dan keamanan.

SuaraBogor.id - Arus lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, kini terpantau mengalami penurunan volume kendaraan yang signifikan dari kedua arah. Baik dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya. Kondisi ini menunjukkan bahwa puncak arus balik Lebaran telah berlalu, dan mobilitas masyarakat mulai kembali normal sejak kemarin, Rabu (25/3/2026).

Meskipun demikian, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor tetap mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang masih berlaku.

Kasat Lantas Polres Bogor IPTU Afif Widhi Ananto mengatakan bahwa kondisi arus kendaraan saat ini relatif lebih landai dibandingkan sebelumnya.

Namun, pengaturan lalu lintas tetap diperlukan guna menjaga kelancaran perjalanan, terutama untuk mengantisipasi sisa-sisa kepadatan atau perubahan situasional.

Baca Juga:WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan

“Volume kendaraan pada hari ini, baik yang berasal dari Jakarta menuju Puncak maupun dari Puncak ke Jakarta, sama-sama mengalami penurunan. Namun untuk saat ini, kami masih memberlakukan sistem one way,” ujar Iptu Afif, dilansir dari Bogordaily -jaringan Suara.com.

Pemberlakuan one way meskipun arus sudah landai, bisa jadi merupakan strategi preventif untuk mengurai potensi penumpukan di titik-titik tertentu, atau untuk menormalkan kembali alur lalu lintas secara bertahap setelah periode puncak.

Iptu Afif Widhi Ananto juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan dan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan petugas di lapangan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi rekayasa lalu lintas yang sudah diberlakukan, sehingga seluruh perjalanan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman,” tambahnya.

Baca Juga:Kecelakaan Maut di Depan Wisma DPR Puncak Bogor, Pemotor Fino Tewas di Tempat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini