- Pemkab Bogor merencanakan implementasi transportasi bus listrik melalui skema Buy The Service pada trayek Bojonggede–Sentul demi mengurangi emisi.
- Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor memproyeksikan kebutuhan anggaran subsidi sebesar Rp12 miliar per tahun untuk mengoperasikan sembilan unit bus listrik.
- Pemerintah daerah sedang melaksanakan uji coba trayek guna mengevaluasi efektivitas layanan serta memastikan integrasi moda transportasi publik berjalan optimal.
Uji coba tersebut dilakukan untuk melihat respons masyarakat, efektivitas layanan, serta potensi integrasi dengan simpul transportasi yang sudah ada di koridor tersebut.
Selain itu, Dishub juga mempertimbangkan agar pengembangan trayek baru tidak berbenturan dengan angkutan yang telah beroperasi, seperti angkutan kota.
“Makanya kita uji coba dulu, supaya tidak terlalu banyak bersinggungan dengan trayek angkot yang sudah berjalan,” kata Bayu.
Menurut dia, pengembangan angkutan massal melalui skema BTS diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih terintegrasi dan tertata. [Antara].
Baca Juga:Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan