Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Dalam operasi yang dilakukan pada Senin (17/8/2026), polisi menyita hampir satu ton merkuri siap edar yang ditaksir memiliki nilai ekonomi mencapai miliaran rupiah.

Andi Ahmad S
Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
Penampakan sejumlah merkuri yang berbobot hampir 1 ton dan telah disita Polres Bogor. [Dziharul Islam Nusantara/Suara Bogor]
Baca 10 detik
  • Polres Bogor menyita hampir satu ton merkuri ilegal senilai Rp2,8 miliar pada 17 Agustus 2026.
  • Sindikat mendistribusikan merkuri dari Maluku melalui Surabaya menuju Bogor untuk penambangan emas ilegal.
  • Polisi menggerebek lokasi pengolahan emas ilegal di Leuwiliang dan menangkap tersangka berinisial SA.

SuaraBogor.id - Kepolisian Resor (Polres) Bogor berhasil membongkar jaringan besar peredaran merkuri (air raksa) ilegal yang menjadi pemasok utama aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Dalam operasi yang dilakukan pada Senin (17/8/2026), polisi menyita hampir satu ton merkuri siap edar yang ditaksir memiliki nilai ekonomi mencapai miliaran rupiah.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari serangkaian kasus tambang emas ilegal yang sebelumnya telah diungkap di wilayah Bogor Barat.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 998,825 kilogram merkuri yang telah dikemas rapi dalam 123 botol ukuran 600 mililiter.

Baca Juga:Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini

Selain itu, polisi menyita timbangan digital, buku catatan transaksi, serta tiga unit telepon genggam milik para tersangka.

"Harga merkuri ini di pasar gelap mencapai Rp2,9 juta per kilogram. Dengan total hampir satu ton, nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp2,8 miliar," ujar AKBP Wikha Ardilestanto di Mako Polres Bogor, Cibinong.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa zat berbahaya tersebut berasal dari olahan batu cinnabar yang ditambang secara ilegal di Gunung Cinnabar, Maluku. Sindikat ini menggunakan jalur udara dan darat untuk mendistribusikan barang haram tersebut.

"Barang diterbangkan dari Maluku menuju Surabaya, kemudian didistribusikan ke wilayah Kabupaten Bogor menggunakan kendaraan roda empat," jelas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, membeberkan bahwa jaringan ini telah beroperasi setidaknya tiga kali dengan jangkauan distribusi yang luas.

Baca Juga:Tolak Aturan 20 Tahun! 6 Fakta Demo Ratusan Sopir Angkot Bogor di Balai Kota

Bahan kimia ini dikirimkan ke para penambang emas ilegal di tiga wilayah utama, yakni Bogor, Depok, dan Sukabumi.

"Kami menemukan adanya pembuangan limbah merkuri ke lingkungan, baik ke air maupun tanah. Berdasarkan keterangan ahli, senyawa merkuri ini tidak dapat terurai secara alami dan sangat membahayakan kesehatan manusia dalam jangka panjang," tegas AKP Anggi.

Berbekal informasi dari jaringan merkuri tersebut, Polres Bogor juga berhasil menggerebek lokasi pengolahan dan pemurnian emas ilegal di Kecamatan Leuwiliang. Polisi menangkap seorang tersangka berinisial SA (46).

Di lokasi tersebut, polisi menyita perlengkapan produksi yang masif, di antaranya:

  • 30 unit alat gelundung (mesin pemutar batuan).
  • Satu karung batuan dan satu karung lumpur mengandung emas.
  • Peralatan las, tabung oksigen, dan wadah merkuri berisi "jendil" (amalgam) emas.

Aktivitas ilegal di Leuwiliang ini diketahui telah berjalan selama dua tahun sejak 2024 dengan motif murni keuntungan ekonomi pribadi secara melawan hukum.

Kontributor : Dziharul Islam Nusantara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini