Titik Api 500 Meter dari Akses Utama, Helikopter TNI AU Dikerahkan Padamkan TPA Galuga

Kebakaran di TPA Galuga Bogor akibat rambatan api lahan pertanian dipadamkan dari darat dan udara (*water bombing* TNI AU) karena medan sulit dijangkau. Nihil korban jiwa.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 08 September 2026 | 08:27 WIB
Titik Api 500 Meter dari Akses Utama, Helikopter TNI AU Dikerahkan Padamkan TPA Galuga
Helikopter TNI Angkatan Udara memadamkan api yang membakar kawasan TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). [ANTARA/M Fikri Setiawan]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda area pembuangan lama TPA Galuga Kabupaten Bogor setelah merambat dari lahan pertanian sejak Senin 7 September 2026.
  • Titik api yang sulit dijangkau kendaraan darat memaksa Bupati Bogor mengerahkan helikopter TNI AU untuk melakukan water bombing pada Selasa 8 September 2026.
  • Operasi pemadaman gabungan berhasil mengendalikan api tanpa korban jiwa dan saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan serta penghitungan dampak.

Api kemudian merambat hingga mencapai area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

Fakta tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penanganan karena petugas harus memastikan kobaran api tidak kembali menjalar menuju area timbunan sampah aktif.

Pemadaman Dilakukan dari Darat dan Udara

Selain helikopter TNI AU, pemadaman dari darat melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, serta Polres Bogor.

Baca Juga:Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah

Kepolisian juga mengerahkan kendaraan water cannon untuk membantu menyemprot titik-titik api.

Petugas turut membuat parit pembatas antara lahan pertanian dan area TPA. Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan potensi perambatan api menuju timbunan sampah aktif.

Dengan medan yang sulit dijangkau, strategi pemadaman dilakukan secara simultan. Armada darat difokuskan pada titik yang dapat diakses, sementara helikopter membantu menjangkau bagian yang sulit ditembus dari darat.

Tidak Ada Korban Jiwa

Rudy memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Baca Juga:Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Sementara itu, luas lahan yang terdampak kebakaran masih dalam proses penghitungan. Pemantauan dilakukan menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk mendapatkan gambaran area yang terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran juga belum disimpulkan.

Menurut Rudy, petugas masih memprioritaskan proses pemadaman dan memastikan api tidak kembali meluas sebelum dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai sumber api.

Kebakaran di TPA Galuga tersebut menjadi perhatian karena meskipun api tidak berasal dari timbunan sampah aktif, kobaran dari lahan pertanian sempat merambat ke area pembuangan lama dan membutuhkan pengerahan kekuatan tambahan hingga operasi pemadaman dari udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini