- Acep, pengemudi becak berusia 57 tahun di Kota Bogor, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (6/10/2026).
- Bantuan becak listrik produksi PT Pindad tersebut diserahkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional untuk mengurangi beban fisik pengemudi lansia.
- Pemerintah Kota Bogor berharap peralihan ke becak listrik dapat menghentikan penggunaan becak kayuh konvensional secara penuh bagi para lansia.
Sasaran bantuan tersebut adalah para pengemudi becak lanjut usia (lansia), dengan tujuan mengurangi beban fisik mereka saat bekerja.
Jenal berharap becak konvensional milik para penerima dapat ditarik dan tidak lagi digunakan. Dengan demikian, proses peralihan dari becak kayuh ke becak listrik dapat berjalan sepenuhnya.
“Agar semangat untuk menyelesaikan permasalahan mengayuh di usia rentan, di usia lansia itu sudah terhenti dan terkonversi menjadi becak listrik,” katanya.
Di sisi lain, Jenal menyoroti perlunya informasi lebih lanjut mengenai perawatan becak listrik, termasuk lokasi yang dapat didatangi apabila kendaraan mengalami kerusakan.
Baca Juga:Prabowo Bagikan 160 Becak Listrik Pindad Gratis untuk Tukang Becak Lansia di Kota Bogor
Menurutnya, hal tersebut perlu disosialisasikan lebih lanjut oleh pihak yayasan agar para penerima tidak kesulitan ketika menghadapi kendala teknis.
Terkait tarif, Jenal mengatakan besaran ongkos perjalanan pada dasarnya merupakan kesepakatan antara pengemudi dan penumpang.
Namun, ia menilai pemerintah perlu membahas kemungkinan adanya batas tarif maksimal agar biaya yang dibebankan kepada penumpang tetap terjangkau.
Dengan begitu, kehadiran becak listrik diharapkan tidak hanya meringankan beban para pengemudi lansia, tetapi juga tetap memberikan layanan transportasi yang terjangkau bagi masyarakat Kota Bogor.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara
Baca Juga:Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi