SuaraBogor.id - Sebanyak 7 titik ganjil genap di Kota Bogor, Jawa Barat diterapkan per hari ini, Sabtu-Minggu (29-30/1/2022).
Saat ini Satgas Covid-19 Kota Bogor memberlakukan operasi Ganjil genap imbas kasus Covid-19 meningkat di Kota Hujan tersebut.
Kapolreta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dengan meningkatnya angka positif harian di Kota Bogor saat ini sudah mencapai pada angka 50 kasus.
“Sebanyak tujuh titik check point kami memeriksa kendaraan-kendaraan, untuk menyeleksi kendaraan ganjil atau genap,” kata Kapolreta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan.
Lebih lanjut Susatyo menambahkan, pihaknya melakukan ganjil-genap dengan situasional dengan melihat kepadatan ataupun mobilitas di tengah Kota.
“Tentunya ini terkait ini kedisplinan masyarakat dalam protokol kesehatan untuk mengurangi mobilitas,” ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya menjelaskan, setiap akhir pekan memang Kota Bogor menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan.
Untuk itu pihaknya mengurangi kerumunan di tengah Kota dengan melaksanakan ganjil genap di pintu keluar Tol Bogor.
“Sekaligus kami sudah bersosialisasi juga dengan menggunakan running teks di Jalan Tol bahwa hari ini berlaku ganjil. Ini adalah bentuk gerakan disiplin untuk menahan diri disuatu hari,” tandasnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Tembus 339 per Hari, Bupati Ade Yasin Imbau Warga Waspada
Diketahui tujuh titik sekat ganjil genap diantaranya, di check point Irama Nusantara Jemer, SPBU Veteran, Batutulis, Air Mancur, Rumah Makan Bumi Aki, Baranangsiang dan Keluar Pintu Tol Bogor.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Tembus 339 per Hari, Bupati Ade Yasin Imbau Warga Waspada
-
Bocah 11 Tahun Asal Parung Panjang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Sawah
-
Cegah Penyebaran Virus Covid-19 Varian Omicron, Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap
-
Kasus COVID-19 Tembus 339 per Hari, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Lakukan Ini
-
Pengakuan Mengejutkan dari Warga Bojong Koneng Soal Sentul City: Dipinjamkan Puluhan Tahun Lahan Untuk Petani
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga