SuaraBogor.id - Naas, Seorang pemuda asal Sukmajaya Kota Depok, berinisial DRH (19) harus menjadi sasaran begal hingga mengalami luka bacok pada bagian punggung, karena sempat melawan tepat di Jalan Kebayunan tepat di depan Pom Bensin Leuwinanggung, Tapos, Kota Depok pada Selasa (9/1) sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Judika Sinaga mengatakan korban DRH (19) warga Sukmajaya, alami luka cukup serius di bagian punggung karena terkena bacokan senjata tajam oleh pelaku saat mencoba mempertahankan motor honda beat miliknya saat akan dirampas para pelaku.
"Saat korban hendak pulang ke rumah habis main dari rumah temannya, sekira jam 03.00 WIB diikuti oleh 3 pelaku dengan menggunakan 2 sepeda motor, kemudian memepet korban dan menendang sepeda motor korban, hingga korban terjatuh, kemudian korban berusaha melarikan diri, namun diduga (korban) dilukai pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka di punggung," kata Judika, Rabu (10/1/2024).
Namun Kapolsek belum mengetahui jenis senjata yang digunakan, karena tidak ada saksi mata, dan kondisi jalan yang gelap.
Baca Juga: Sekarang Beli Gas 3 Kilogram Harus Pakai KTP, Warga Depok: Nanti Dipakai Buat Pinjol Gimana?
Menurutnya atas peristiwa begal sadis itu korban kehilangan handphone, namun motornya tidak sempat diambil pelaku.
"Senjata tajam tidak diketahui, karena tidak ada saksi dan situasi gelap. Pelaku berhasil mengambil hp korban merk Vivo. Motor tidak diambil, tempat kejadian perkara (TKP) depan pom bensin Leuwinanggung," ungkapnya.
Lebih lanjut, Judika menyebut korban dievakuasi oleh anggota Polsek Cimanggis ke RS Sentra Medika. Hingga saat ini Polsek Cimanggis tengah memburu tiga pelaku begal sadis tersebut.
"Anggota saya yang bawa korban ke RS Sentra Medika. Tapi mungkin sudah pulang. Iya (tengah memburu pelaku begal)," pungkasnya.
Kontributor : Rubiakto
Baca Juga: Panwaslu Pancoran Mas Dipecat, Begini Penjelasan Bawaslu Kota Depok
Berita Terkait
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
-
Tunggu Perda Disahkan, Dana Rp300 Juta per RW di Depok Cair 2026
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman