SuaraBogor.id - Usai adanya tahanan kabur membuat pukulan tentunya bagi Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat. Kali ini berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus serupa terjadi.
Humas Pengadilan Negeri Cianjur Erli Yansah mengatakan, pihaknya saat ini memperketat pengawasan terhadap tahanan yang menjalani sidang termasuk memperbaiki ruang tahanan dengan memperkecil terali besi untuk menghindari tahanan melarikan diri.
"Perbaikan dilakukan di ruang tahanan, dimana terali di ruang tahanan diperkecil dan kamar mandi diubah setengah badan, sehingga tahanan yang hendak buang air tetap dapat diawasi petugas," katanya.
Untuk pengawasan, tutur dia, pihaknya menambah petugas keamanan dibantu dari pihak kepolisian yang biasanya hanya di bagian depan saat ini ditambah di depan ruang tahanan, guna memastikan tidak ada celah bagi tahanan untuk mencoba melarikan diri.
Pihaknya berharap dengan diperketat-nya pengawasan dan perbaikan ruang tahanan, tidak ada lagi kasus yang sama terulang, terlebih saat ini pihaknya juga memperketat pengawasan terhadap pengunjung yang datang guna menghadiri persidangan.
"Kami akan terus memperketat pengamanan tidak hanya terhadap tahanan yang akan menjalani sidang, termasuk setiap tamu yang datang menghadiri sidang sebagai upaya antisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya.
Seperti diberitakan tujuh tahanan kabur usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin (25/3) petang, tahanan berhasil kabur dengan cara menjebol terali kamar mandi di sel tahanan PN Cianjur.
Enam orang tahanan yang kabur, berhasil kembali ditangkap dari sejumlah lokasi, sedangkan otak dari tahanan kabur atas nama Ujang masih dalam pengejaran petugas gabungan terdiri dari Polres Cianjur, Kejari Cianjur dan PN Cianjur. [Antara].
Baca Juga: Hukuman Lebih Berat, 2 Tahanan Kabur di Cianjur Dituntut 5 Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor