SuaraBogor.id - Desakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah agar mundur dari jabatannya, imbas desakan dari para kepala dinas.
Hal tersebut nampaknya langsung ditanggapi oleh Cecep Alamsyah. Dia tentu sangat kecewa kaitan surat dari dua lembar kertas berisi petisi tuntutan agar dirinya mundur dari jabatan.
Cecep menyatakan bahwa pernyataan sikap yang dibuat oleh para Kepala Dinas merupakan sebuah kebalikan dari tatanan administrasi yang berlaku.
“Secara administratif, yang berwenang mengevaluasi Kepala Dinas adalah Sekda. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi Bupati untuk mengambil keputusan,” katanya, dikutip dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Senin (29/4/2024).
Menurutnya, dia tidak bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas. Secara kedinasan, dirinya bertanggung jawab kepada Bupati.
Cecep mempertanyakan dasar tuntutan agar dirinya mundur dari jabatan Sekda.
“Tidak ada alasan yang jelas mengapa saya harus mundur dari jabatan Sekda. Pernyataan sikap tertulis dari para Kepala OPD tersebut tidak formal,” tegasnya.
Cecep menegaskan bahwa mekanisme terbuka harus diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan.
“Jika ada kesalahan, selama itu baik untuk pemerintah daerah, maka harus diperbaiki. Kesalahan atau ketidakcocokan dalam pembangunan daerah harus didiskusikan dalam rapat. Ada forum yang menaungi hal tersebut,” tutupnya.
Baca Juga: 14 ASN Berebut Posisi Sekda Definitif Bogor, Hasil Seleksi Diumumkan Pekan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir