SuaraBogor.id - Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dikenal sebagai kota santri, namun saat ini daerah tersebut nampaknya sudah mulai berubah setelah banyaknya kasus narkoba yang terungkap di wilayah tersebut.
Seperti baru-baru ini, Polres Cianjur berhasil meringkus delapan orang dalam razia yang digelar di sejumlah tempat hiburan malam di Cianjur.
Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Septian Pratama mengatakan kedelapan orang tersebut sempat menjalani tes urine yang dilakukan petugas, satu orang diantaranya positif sabu, dua orang positif inex, satu orang positif sinte dan lainnya obat terlarang.
"Setelah dilakukan tes urine, terungkap jika kedelapan orang tersebut positif mengonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang," katanya.
Namun saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti dari ke delapan orang tersebut, diduga mereka menggunakan barang haram sebelum masuk ke tempat hiburan, sehingga pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut.
Ke delapan orang tersebut langsung dibawa ke Mapolres Cianjur untuk diperiksa lebih lanjut dan dikembangkan guna menangkap pemasok atau bandar barang haram berbagai jenis mulai dari narkoba dan obat terlarang.
"Kita akan kembangkan guna mengungkap bandar yang memasok narkoba yang dikonsumsi ke delapan orang tersebut," katanya.
Untuk mempersempit ruang gerak bandar dan penyalahguna narkoba, tutur dia, akan menggencarkan operasi dan razia di tempat hiburan malam secara acak dan sejumlah lokasi lainnya yang banyak dilaporkan masyarakat.
"Harapan kami Cianjur bersih dari peredaran narkoba dan obat terlarang, kami tingkatkan pengungkapan kasus dan menindak kios atau warung yang diduga menjual obat terlarang," katanya.
Baca Juga: Pesta Malam Berakhir Tragis, Satu Pengunjung THM di Bogor Terciduk Pakai Ganja
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal-nya agar segera ditindak petugas."Selama ini kami banyak terbantu dari laporan masyarakat terkait peredaran narkoba, obat terlarang dan miras," katanya. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor