SuaraBogor.id - Belum lama ini PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. mengumumkan para pemenang Indocement Bank Sampah Awards (IBSA) 2024.
IBSA itu diikuti oleh 22 bank sampah dari kampung ramah lingkungan (KRL) mitra Indocement serta beberapa bank sampah baru yang ada di Kabupaten Bogor.
"Terdapat sembilan bank sampah mitra yang masuk ke dalam babak grand final, masing-masing bank sampah tersebut diberikan tantangan untuk memperagakan fashion daur ulang dan menampilkan aksi panggung menyanyikan lagu bertema ajakan menjaga bumi," kata Manajer CSR PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Gadang Wardhono.
Sesi penjurian berlangsung pada 10 Desember 2024 berlokasi di KRL Puring, RW 11 Kelurahan Puspanegara, Kabupaten Bogor.
IBSA 2024 menghadirkan empat juri tamu yaitu Nur Haryanti, S.Si. Ketua Tim Pengurangan Sampah DLH Kabpaten Bogor, Ir. Eran Subarna, M.M. Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Madya DLH Kabupaten Bogor, Kirman Nurdin Alamsyah Project Coordinator Plastic Bank Foundation, serta Abu Rifki Satuan Tugas Lingkungan Hidup Kecamatan Citeureup.
"Selain sesi penilaian kinerja bank sampah, juga dilakukan sesi konsultasi bagi pengurus bank sampah untuk mendapatkan masukan positif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan aktivitas bank sampah masing-masing," ujar Gadang.
Ia menjelaskan tujuan dari penyelenggaraan penghargaan untuk memberikan apresiasi kepada bank sampah desa mitra yang tetap konsisten melakukan kegiatan lingkungan melalui pemilahan dan edukasi sampah.
Program pemberian penghargaan untuk bank sampah desa mitra ini merupakan kegiatan keempat yang dilakukan oleh Indocement dengan selogan “Kenangan Dapat Hilang, Plastik 1.000 Tahun Takkan Hilang. Ayo Bijak Kelola Sampah!”.
Gadang berharap, dengan adanya IBSA 2024, bank sampah mitra dapat termotivasi untuk berkontribusi terhadap lingkungan, menggali kreativitas untuk mengolah bahan daur ulang menjadi produk yang bernilai seni tinggi.
Baca Juga: Kreativitas Lestari, IKM Sang Alam Art Buktikan Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai Tinggi
Kemudian juga memberi edukasi kepada bank sampah mitra untuk terus konsisten melakukan pencatatan dengan baik dan terstruktur. Selain itu, diharapkan IBSA mendorong pembentukan Bank Sampah baru secara merata di desa mitra Indocement.(Antara).
Adapun pemenang Indocement Bank Sampah Awards 2024 adalah:
Kategori Platinum
1. Juara 1: Bank Sampah Bersinar, Desa Gunung Sari
2. Juara 2: Bank Sampah Zalak 2, Desa Gunung Putri
3. Juara 3: Bank Sampah Amanah, Kelurahan Puspanegara
Kategori Gold
1. Juara 1: Bank Sampah Mede, Desa Gunung Putri
2. Juara 2: Bank Sampah Kancil, Kelurahan Puspanegara
3. Juara 3: BS Kiara 41, Desa Tarikolot
Kategori Silver
1. Juara 1: Bank Sampah Sebelas, Kelurahan Puspanegara
2. Juara 2: Bank Sampah Bahari, Desa Tarikolot
3. Juara 3: Bank Sampah Ragam Lestari, Desa Leuwikaret
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Sudah Main Pukul, Ogah Bayar Pula! Viral Kerusuhan di KTV Princess Parung, Waitress Jadi Korban
-
Modus Talangan Dana Desa Berujung Bui, Kades Mekargalih Cianjur Resmi Ditahan Polisi
-
Bansos Rp3 Juta Cair Minggu Depan untuk 15 Ribu Warga Terdampak Tambang Bogor, Cek 4 Faktanya
-
Keringat Dingin Hingga Pasien Misterius: Ini 10 Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi Asap Pongkor
-
Misteri 5 Pria Sesak Napas di Klinik Nanggung: Benarkah Korban Asap Pongkor yang Tak Diakui?