SuaraBogor.id - Kepolisian Resort (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memastikan kerahasiaan identitas serta keselamatan para korban pencabulan yang dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial AF di Kecamatan Sukaluyu. Diduga, lebih dari tiga korban mengalami ancaman sehingga enggan melapor.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, Minggu (11/2), mengungkapkan bahwa penangkapan AF dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas laporan tiga korban.
"Pelaku merupakan guru di salah satu SMA di Kecamatan Sukaluyu. Tiga siswi telah melapor secara resmi, dan setelah dilakukan pendalaman, kami berhasil menangkap pelaku," ujarnya.
Tono menduga jumlah korban lebih banyak, tetapi banyak yang takut melapor akibat ancaman dari pelaku. Oleh karena itu, kepolisian menjamin keamanan dan kerahasiaan korban yang berani bersuara.
Dalam aksinya, pelaku sering meminta korban mengambil sesuatu di ruang kerjanya, lalu mengikutinya dan melancarkan tindakan asusila dengan ancaman agar korban tetap diam. Beberapa korban diduga merupakan alumni sekolah tersebut.
Pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun dan denda Rp5 miliar. Hukuman dapat ditambah sepertiga karena pelaku merupakan tenaga pendidik.
"Pelaku sempat melarikan diri setelah dua kali pemanggilan, tetapi akhirnya berhasil kami tangkap di tempat persembunyiannya di Kecamatan Sukaluyu pada Jumat (11/2)," tambah Tono.
Polres Cianjur terus mendorong korban lain untuk berani melapor demi menegakkan keadilan. [Antara].
Baca Juga: Satu Keluarga di Cianjur Keracunan Jamur Liar, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM