SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor telah meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat. Hal tersebut ditanggapi Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara.
Sastra Winara mengatakan, bahwa hal ini merupakan bentuk kerja Pemkab Bogor lebih baik. Dia meminta agar hal tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan yang merata serta berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” kata Sastra.
Menurut dia, raihan opini WTP ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bogor dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Ia juga mengapresiasi capaian tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi,” ungkap Sastra Winara.
Bupati Bogor Rudy Susmanto berhasil membawa Kabupaten Bogor kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, setelah empat tahun terakhir hanya memperoleh Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Rudy Susmanto menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bogor tahun anggaran 2024, di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Bandung, Senin.
Pemerintah Kabupaten Bogor dalam pengelolaan keuangan daerah telah melalui berbagai fase, termasuk pencapaian enam kali berturut-turut opini WTP hingga tahun 2020. Namun, dalam empat tahun terakhir (2021–2024), Pemerintah Kabupaten Bogor hanya memperoleh opini WDP.
Baca Juga: Kerja Keras Berbuah Manis, Kejari Sebut Tata Kelola Keuangan Pemkab Bogor Terus Membaik
"Hari ini menunjukkan bahwa keseriusan dan semangat dari seluruh pelayan masyarakat Kabupaten Bogor, baik Bupati, Wakil bupati dan seluruh jajaran ASN, rekan-rekan DPRD Kabupaten Bogor sebagai pelayan masyarakat serius dan bersungguh-sungguh ingin menghadirkan tata kelola yang baik, bersih dari KKN," kata Rudy Susmanto.
Pemkab Bogor Raih WTP
Bupati Bogor Rudy Susmanto berhasil membawa Kabupaten Bogor kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, setelah empat tahun terakhir hanya memperoleh Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Rudy Susmanto menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bogor tahun anggaran 2024, di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Bandung, Senin.
Pemerintah Kabupaten Bogor dalam pengelolaan keuangan daerah telah melalui berbagai fase, termasuk pencapaian enam kali berturut-turut opini WTP hingga tahun 2020. Namun, dalam empat tahun terakhir (2021–2024), Pemerintah Kabupaten Bogor hanya memperoleh opini WDP.
"Hari ini menunjukkan bahwa keseriusan dan semangat dari seluruh pelayan masyarakat Kabupaten Bogor, baik Bupati, Wakil bupati dan seluruh jajaran ASN, rekan-rekan DPRD Kabupaten Bogor sebagai pelayan masyarakat serius dan bersungguh-sungguh ingin menghadirkan tata kelola yang baik, bersih dari KKN," kata Rudy Susmanto.
Menurut dia, predikat WTP menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor dalam percepatan pembangunan dengan mengedepankan asas taat aturan.
"Ini menjadi sebuah momentum kebangkitan kita bersama, bahwa mulai hari ini kita bersama-sama bekerja menggunakan hati, kita melayani masyarakat bersama-sama dan tentunya melaksanakan segala kebijakan dan program sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.
Rudy menyebut Pemkab Bogor masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan BPK.
"Ada beberapa rekomendasi yang masih harus kita tindak lanjuti bersama dan itu menjadi cacatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera menuntaskan dalam 60 hari ke depan," jelas Rudy Susmanto.
Ia pun mengapresiasi seluruh jajaran ASN Kabupaten Bogor yang membuat Pemkab Bogor kembali meraih opini WTP.
Rudy berharap, predikat ini akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemkab Bogor.
"Sebuah prestasi bukan hanya prestasi, bahwa di balik kita banyak orang-orang yang tidak terlihat, orang-orang yang selama ini tidak terlihat wajahnya, tidak terdengar namanya tapi mereka punya jasa besar terhadap Kabupaten Bogor, baik dari tukang bikin kopi tukang sapu, sekuriti dan tentunya melayani kita dengan baik, maka layani lah masyarakat Kabupaten Bogor ke depan lebih baik lagi," ungkap Rudy.
Berita Terkait
-
Kerja Keras Berbuah Manis, Kejari Sebut Tata Kelola Keuangan Pemkab Bogor Terus Membaik
-
Transformasi Keuangan Bogor, Bupati Rudy Susmanto Kembalikan Predikat WTP
-
Kebakaran Hebat di Bogor Timur, Empat Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Diduga Terlibat Pencemaran Lingkungan, Sejumlah Perusahaan di Bogor Timur Disegel
-
Bupati Bogor Usulkan Tiga Raperda Prioritas, Demi Kemajuan Daerah dan Pelayanan Terbaik
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Harga Beras Mahal Akut 40 Tahun! Pakar IPB Semprot Regulasi Perlu Ditata Ulang
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi, Pengendara Suzuki Thunder Tewas Usai Diseruduk Dump Truk Hino