-
Gempa magnitudo 2,3 mengguncang Bogor pagi hari pada 4 Oktober 2025, dirasakan sebagian warga.
-
BMKG konfirmasi gempa dangkal berpusat di darat, 27 km Barat Daya Kota Bogor.
-
Warga diimbau tenang dan waspada karena gempa tidak berpotensi tsunami sesuai informasi BMKG.
SuaraBogor.id - Getaran gempa berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu pagi, 4 Oktober 2025 kemarin.
Peristiwa ini terjadi tepat pukul 07.43 WIB dan dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan konfirmasi terkait gempa ini.
Meskipun terjadi di wilayah padat penduduk, BMKG memastikan bahwa gempa dengan magnitudo tersebut tidak memiliki potensi untuk memicu tsunami, sehingga warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada.
Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, pusat gempa (episenter) berada di darat, yakni sekitar 27 kilometer Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat.
Koordinat episenter tercatat pada 6,70 Lintang Selatan dan 106.57 Bujur Timur. Sementara itu, kedalaman gempa tergolong dangkal, yaitu 10 kilometer.
Informasi resmi ini juga dibagikan oleh BMKG melalui akun Twitter BMKG resminya, yang berbunyi.
"Gempa Mag:2.3, 04-Oct-2025 07:43:02WIB, Lok:6.70LS, 106.57BT (27 km BaratDaya KOTA-BOGOR-JABAR), Kedlmn:10 Km."
Warga di sekitar Kota Bogor dan sekitarnya dihimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak panik.
Baca Juga: Inilah Jam-Jam Penentu One Way di Puncak 5 Oktober 2025, Jangan Sampai Rencana Liburan Anda Hancur!
Kejadian gempa bumi adalah fenomena alam yang wajar, terutama di wilayah Indonesia yang memang berada di jalur patahan aktif.
Penting untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengetahui langkah-langkah evakuasi darurat jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi yang lebih kuat.
Berita Terkait
-
Inilah Jam-Jam Penentu One Way di Puncak 5 Oktober 2025, Jangan Sampai Rencana Liburan Anda Hancur!
-
Puncak Membara! Warga Korban PHK Siap Gugat Presiden, Janji Menteri Hanif Faisol Cuma Angin Surga?
-
Mengapa Truk Box Itu Gagal Menanjak? Misteri Penyebab Rem Blong di Tanjakan Ciampea Renggut Nyawa
-
Bentrok Kepentingan Tanah Desa vs Utang BLBI, Mendes Yandri Desak Keputusan Berani Pemerintah
-
Membongkar Strategi CIMB Niaga Bogor: Bukan Hanya Pinjaman, Tapi Garansi Bisnis Berkelanjutan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari