-
Kantor pengelola parkir Pasar Tohaga Parung digeruduk ormas karena keengganan anggota ormas membayar parkir. Insiden ini dilaporkan ke Polres Bogor oleh pihak mitra parkir.
-
Kepala Cabang Operasional Parkir mendukung langkah hukum yang diambil, menegaskan pengelola bekerja sesuai tupoksi. Insiden ini dianggap peringatan bagi semua pasar.
-
Perumda Pasar Tohaga Parung memastikan situasi kondusif di lingkungan pasar dengan patroli monitor. Kehadiran polisi untuk mencegah bentrokan sensitif kedaerahan.
SuaraBogor.id - Suasana di Pasar Tohaga Parung, Kabupaten Bogor, sempat memanas setelah kantor mitra pengelola parkir digeruduk oleh sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) pada Selasa (28/10/2025). Insiden ini diduga berawal dari keengganan anggota ormas untuk membayar biaya parkir.
Kepala Cabang Operasional Parkir Pasar Tohaga Parung, Faisal Sujana, membeberkan kronologi kejadian saat dihubungi pada Rabu (29/10/2025).
Menurut Faisal, awalnya sekitar 15 mobil anggota ormas masuk ke area pasar. Namun, ketika hendak keluar dan ditagih biaya parkir, mereka enggan membayar.
“Di situ sudah terjadi tensi tinggi, petugas ticketing parkir pun kewalahan, membawanya ke kantor,” kata Faisal.
Tak lama tiba di kantor, petugas keamanan di sana langsung mempersilakan anggota ormas masuk untuk membicarakannya secara baik-baik.
Faisal Sujana menegaskan bahwa yang melaporkan insiden ini ke Polres Bogor adalah pihak pengelola parkir, bukan Perumda Pasar Tohaga Parung, karena merekalah yang menjadi mitra pengelola parkir.
Dalam hal ini, Faisal menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil.
“Yang jelas dalam hal ini, saya tidak menyalahkan pengelola parkir, kan pengelola parkir bekerja sesuai dengan tupoksinya,” ujarnya.
Meskipun demikian, Perumda Pasar Tohaga Parung memastikan tetap menjaga kondusifitas di lingkungan pasar. Faisal mengungkapkan bahwa ia telah memerintahkan kepala unit untuk menjaga kondusifitas, termasuk patroli monitor di sekitar pasar.
Baca Juga: Drama Penyegelan Berakhir! KLH Cabut Sanksi, Eiger Adventure Land Puncak Hidup Lagi, Tapi Ada...
“Kalau di luar ranah pasar itu bukan ranah kita,” jelasnya.
Faisal Sujana juga menyatakan bahwa insiden ini menjadi peringatan bagi semua pasar. "Betul, iya," katanya saat ditanya apakah ini menjadi warning bagi semua pasar.
Terkait kondisi keamanan, ia memastikan situasi di Parung sudah kondusif. Faisal menjelaskan bahwa kehadiran kepolisian bertujuan untuk mencegah terjadinya bentrokan, mengingat urusan kedaerahan bisa menjadi sangat sensitif.
"Sebenarnya kalau kepolisian mencegah terjadinya bentrokan, sensitif kan kalau misalkan urusannya kedaerahan kan, makanya kemarin kan lalu lintas mereka pulang dari Rumpin itu kan tidak melalui jalur itu," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Drama Penyegelan Berakhir! KLH Cabut Sanksi, Eiger Adventure Land Puncak Hidup Lagi, Tapi Ada...
-
Detik-Detik Kades Cikuda Agus Sutisna Jadi Tersangka Korupsi: Apa Saja 5 Dosa Besarnya?
-
Kades Agus Sutisna Langsung Dicopot dari Jabatan Usai Jadi Tersangka Korupsi
-
Rudy Susmanto: ASN Pemkab Bogor Terlibat Narkoba Tak Akan Dilindungi, Tes Urine Massal Menanti
-
5 Fakta Bentrok Diduga Ormas di Pasar Parung Bogor: Petugas Dikeroyok, Senjata Tajam Beredar
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
Komitmen BRI untuk Hunian Terjangkau, KPR Subsidi Tembus Rp16,79 Triliun