-
Seorang ASN Pemkab Tangerang berinisial AH ditangkap di Parung, Bogor, karena terlibat jaringan pengedar narkotika. AH adalah pemakai ganja aktif sejak 2010.
-
Penangkapan di Parung, Bogor, membongkar jaringan narkotika lintas tiga provinsi. Barang berasal dari Deli Serdang, transit di Banten/Bogor, dan tujuan akhir ke Denpasar, Bali.
-
Para pelaku menggunakan modus unik menyembunyikan 35 paket ganja di dalam kerangka motor Vespa, lalu mengirimkannya melalui jasa ekspedisi ke Denpasar, Bali, untuk mengelabui petugas.
SuaraBogor.id - Kasus penangkapan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kabupaten Tangerang berinisial AH (44) bersama dua rekannya di Parung, Kabupaten Bogor, mengungkap fakta-fakta menarik dan mengejutkan yang menunjukkan kompleksitas jaringan peredaran narkotika.
Penangkapan yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Tangerang ini menjadi sorotan karena lokasi di Parung Bogor dan modus operandi yang digunakan.
Berikut adalah 3 fakta menarik dan krusial dari kasus yang berujung pada ancaman hukuman seumur hidup bagi para tersangka:
1. ASN Berstatus Pemakai Ganja Aktif Selama 15 Tahun (H2)
Meskipun bekerja sebagai staf di Bidang Umum dan Kepegawaian Kecamatan Legok, tersangka AH (44) ternyata memiliki riwayat panjang dalam penggunaan narkotika. Dalam pengakuannya kepada polisi, AH menyebut sudah mengenal ganja sejak tahun 2010.
"Saya pemakai pak, sudah kenal ganja sejak 2010, cuman 2024-2025 lah kembali aktif memakai," ucap AH.
Selain sebagai pengguna aktif, AH juga berperan sebagai pengedar skala kecil, bertindak sebagai 'kolektor' pesanan dari teman-temannya, yang kemudian ia lanjutkan dengan membeli barang haram tersebut.
2. Penangkapan Terjadi di Parung, Bogor, Membongkar Jaringan Tiga Provinsi (H2)
Meskipun AH adalah ASN Pemkab Tangerang, penangkapan terhadap dirinya dan dua rekannya (LK dan IT) terjadi di wilayah Parung, Bogor, Jawa Barat. Lokasi penangkapan di Bogor ini sangat signifikan karena membongkar rute peredaran yang luas.
Baca Juga: 14 Hari Penentuan! Akankah Berkas Gratifikasi Kades Cikuda Dinyatakan Lengkap oleh Jaksa?
Jaringan ini terbukti melibatkan tiga provinsi:
- Asal Barang: Deli Serdang, Sumatera Utara.
- Jalur Distribusi/Transit: Melintasi Banten hingga Bogor.
- Tujuan Akhir: Denpasar, Bali.
3. Modus Penyelundupan Unik: Motor Vespa Berisi 35 Paket Ganja (H2)
Fakta paling mengejutkan adalah modus yang digunakan para pelaku untuk menyelundupkan narkotika ke Bali. Untuk mengelabui petugas ekspedisi, mereka menyembunyikan 35 Paket Besar Ganja di dalam boks atau kerangka sepeda motor Vespa, yang kemudian dikirim layaknya paket kendaraan biasa.
Total barang bukti yang disita Polresta Tangerang mencakup satu unit Motor Vespa yang menjadi kamuflase bagi puluhan paket ganja tersebut. Tersangka IT, pengendali jaringan, diketahui mengirimkan paket Vespa berisi ganja ini ke Denpasar, Bali.
Berita Terkait
-
14 Hari Penentuan! Akankah Berkas Gratifikasi Kades Cikuda Dinyatakan Lengkap oleh Jaksa?
-
Geger! Warga Cogreg Bogor Dikejutkan Penemuan Mayat Pria di Lantai Dua Rumah Sendiri
-
Bogor Jadi Titik Penangkapan Jaringan Narkoba Antar Provinsi: Oknum ASN Tangerang Diciduk di Parung
-
Tragedi Buanajaya dan Ancaman di Jembatan Cimapag: 4 Fakta Krusial Ini Mendesak untuk Diketahui
-
Jasinga Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru! KRL Direncanakan Merambah 2 Rute Sekaligus
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro