-
Polres Bogor dan Bapenda menggelar operasi gabungan 3 hari di Simpang Sentul (18-20 November) untuk penindakan pajak kendaraan bermotor, khususnya bagi domisili Bogor.
-
Operasi ini bersifat persuasif; pelanggar pajak diarahkan ke Samsat Keliling dan diminta membuat surat pernyataan bayar dalam jangka waktu terbatas.
-
Masyarakat diimbau segera bayar pajak. Jika belum lunas, setelah batas waktu persuasif, penindakan tegas berupa sanksi tilang akan diberlakukan mulai Desember.
Di hari kedua itu, petugas mendapatkan Pelajar yang melanggar aturan lalu lintas saat melihat para petugas sedang melaksanakan Operasi Zebra Lodaya.
Petugas Operasi Zebra Lodaya, Bripda Putra Deni menjelaskan, para pelajar itu hendak melawan arah dari arah Cibinong menuju Sentul dan memutar balik ke Arah Cibinong.
"Tadi tuh dia dari arah cibinong ke arah Sentul, melihat petugas banyak dia lawan arah lagi muter balik ke arah cibinong lagi," kata dia.
Para pelajar itu, lanjut dia, ditemukan tidak menggunakan helm serta berbonceng tiga. Tak hanya itu, pengendara juga diketahui tidak membawa surat kendaraan bermotor.
"Pertama tidak memakai helm, bonceng tiga, ketiganya muter lawan arus lagi, keempat surat surat tidak di bawa, udah gitu sim ga punya, STNK ga dibawa," jelas dia.
Ia menjelaskan para pelajar itu diduga handak bermain di saat jam pelajaran. Mereka, kata dia, hendak bermain ke wilayah Puncak.
"Tadi sih kita mintain keterangan, katanya mau main aja dia. Kayanya sih ke sana (Puncak)," jelas dia.
Alhasil, para pelajar yang melanggar itu dilakukan penindakan oleh Petugas Zebra Lodaya dengan dihukum berupa Push Up hingga 150 kali.
"Push up 100 kali, ditambah 50 jadi 150 kali," tutup dia.
Baca Juga: Melawan Arus hingga Bonceng Tiga, Pelajar di Bogor Kena Hukuman Fisik 150 Kali Push Up
Berita Terkait
-
Melawan Arus hingga Bonceng Tiga, Pelajar di Bogor Kena Hukuman Fisik 150 Kali Push Up
-
Ritual 'Paniisan' Gagal! Pembunuh Berdarah Dingin Justru Diciduk Polisi di Makam Keramat Ciamis
-
Viral! Polisi Ini Tolak Uang Suap Pengendara di Bogor, Intip Reaksi Tak Terduga Sang Kapolres
-
Bogor Darurat! 3.000 Personel Gabungan Disiagakan, Respon Kilat Perintah Kapolri
-
82.000 Jiwa Terselamatkan, Polres Bogor Sita Narkotika Bernilai Rp5,8 Miliar
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi