-
Pemkab Bogor akhirnya memproses dugaan perselingkuhan dua ASN Dinas Pendidikan (S dan SH) yang sempat mandek. Bupati Rudy Susmanto tegaskan sanksi berat, kemungkinan besar berupa pemberhentian bagi keduanya.
-
Proses pemeriksaan ASN terduga selingkuh kini ditangani BKPSDM dan hampir selesai secara administrasi. Anak pelaku mengeluh lambannya proses ini, padahal pelaku sudah nikah siri dan naik pangkat.
-
Pelaku, S, diduga telah menikah siri dengan selingkuhannya dan enggan menceraikan istri sah. Alasannya menghindari kewajiban memberi $\frac{1}{3}$ gaji, bahkan ia sempat mendapat kenaikan pangkat.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menindaklanjuti kasus dugaan perselingkuhan dua pegawai ASN pada Dinas Pendidikan yang sempat mandek beberapa bulan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan kedua ASN yang berstatus pegawas itu sedang dilakukan pemeriksaan untuk ditindaklanjuti.
Rudy menjelaskan, sanksi tegas akan diberikan kedua sejoli berinisial S dan SH itu. Sanksi nya, kata dia, berupa pemberhentian kepada keduanya.
"Tahapan sudah kami tempuh. Kemungkinan besar kita akan ambil langkah, salah satunya adalah pemberhentian dua-duanya," kata Rudy, Rabu 10 Desember 2025.
Rudy menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.
"Tahapan pemeriksaan sudah dilakukan oleh BKPSDM Kabupaten Bogor, tahapan administrasi mudah-mudahan hari ini selesai," jelas dia.
Sebelumnya, anak dari oknum pelaku perselingkuhan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor tak kuat menunggu tindak lanjut pemerintah terhadap perilaku ayahnya, S, pengawas pada Dinas Pendidikan.
D, anak dari S mengaku tidak mendapatkan keadilan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Sebab, laporan yang dilayangkan D tak kunjung mendapatkan respon sejak Juli hingga Desember 2025.
D mengaku, kasus perselingkuhan antara S dan SH itu saat ini sudah dilimpahkan dari Dinas Pendidikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Viral Range Rover Sakti B 1 WON Terobos Macet Puncak: Polisi Buru Identitas Pengawal Misterius
"Sekarang tuh prosesnya di BKPSDM, BKPSDM nya ga ngelanjut-lanjutin. Bapak ku dan selingkuhannya lagi di Sumatera," kata dia, Rabu 3 Desember 2025.
"Dia tuh baru pulang nanti malam. Kemarin aku kerumahku, rumahnya udah diambil sama si ibu pelakor ini, udah tinggal bersama mereka," lanjutnya.
Ia mengaku, dua sejoli pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor itu sudah menikah secara siri. Sementara, istri resminya belum diceraikan hingga kini. Parahnya, keduanya tinggal di rumah yang semula istri sah dan anaknya tinggal.
"Pengakuan dari beliau itu sudah menikah siri, pengakuan dari si pihak laki-laki, bapakku. Ibuku belum diceraikan, kan ASN ga boleh menikah siri," kata dia.
Ia mengaku, pihak istri sah menunggu kejelasan status dari oknum pegawai Disdik Kabupaten Bogor itu. Namun, S belum juga mengajukan cerai kepada istri sah.
"Nunggu aja, digantung, nunggu buat diceraikan tapi ga dicerai ceraikan, jadi si bapak ini gamau ngasih ketentuan dari ASN itu kan kalau menceraikan istrinya harus ngasih 1/3 dari gajinya kan tiap bulan, nah itu dia gamau, makannya tidak di cerai ceraikan," jelas dia.
Berita Terkait
-
Viral Range Rover Sakti B 1 WON Terobos Macet Puncak: Polisi Buru Identitas Pengawal Misterius
-
Mulai 2026 Warga Bogor Wajib Bayar Sampah Online, Kalau Tidak Nanti Dibiarkan Menumpuk
-
Horor Mayat Wanita di Gunungputri, Saksi Lihat Korban Diseret Motor dengan Tangan Terikat
-
Pemkab dan Warga Bogor Galang Dana Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
-
3 Spot Short Escape di Tenjo Bogor yang Murah Meriah dan Estetik, Cukup Naik KRL!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Asri di Leuwiliang untuk Reuni Sekolah
-
9.867 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor Dipastikan Terima THR Tahun Ini
-
Bupati Bogor Kawal Penyaluran Bantuan Presiden agar Tepat Sasaran di Babakan Madang
-
Dukung Udara Bersih, SPBG Bogor Layani 312 Angkot Setiap Hari dengan Energi Ramah Lingkungan
-
Ketua dan Wakil PN Depok Dipecat Sebelum Pemeriksaan Etik Komisi Yudisial