SuaraBogor.id - Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja strategis bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Rabu (28/1/2026). Pertemuan ini fokus membahas kesiapan Kota Hujan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga target prestasi atlet.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga bergengsi ini tidak boleh hanya sekadar seremoni.
Mengingat anggaran yang dikucurkan cukup signifikan, ia menuntut adanya timbal balik nyata bagi masyarakat.
"Kami menekankan bahwa event besar ini harus memberikan feedback nyata. Tidak hanya soal prestasi, tapi juga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha selama acara berlangsung," ujar Fajar.
Meski secara substansi pembahasan anggaran hibah dan target medali sudah berjalan, Komisi IV menyoroti beberapa kendala teknis terkait kelengkapan data.
Dispora pun diminta untuk melengkapi dokumen pertanggungjawaban hibah, kejelasan detail venue pertandingan, serta memastikan jaminan kesiapan bagi para atlet. Kelengkapan tersebut diharapkan dapat dipenuhi paling lambat Jumat mendatang.
Fajar menambahkan, pihaknya ingin memastikan visi "Bogor Sehat" tercapai melalui tata kelola fasilitas yang mumpuni serta jaminan karier bagi para atlet di masa depan.
Di tempat yang sama, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, memaparkan rencana revitalisasi kawasan GOR Pajajaran yang akan dilakukan secara bertahap guna memenuhi standar kompetisi.
Pada tahun 2026, fokus utama penyelesaian Tribun Barat Stadion Pajajaran. Tahun 2027 penambahan lintasan atletik (dari 6 menjadi 8 lintasan) berstandar internasional, serta pembangunan Tribun Utara dan Selatan.
Baca Juga: Kursi Kosong Saat Rapat Penting, Golkar Bogor Buka Suara Soal Anggota DPRD Diduga Bolos
"Fasilitas baru pembangunan sarana wall climbing (panjat tebing) dan pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) di wilayah Bogor Barat," katanya.
Rapat kerja ini diikuti oleh Wakil Ketua Komisi IV Asep Nadzarullah, serta anggota komisi lainnya yaitu Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, Dedi Mulyono, Banu Lesmana Bagaskara, dan Rozi Putra. ***
Berita Terkait
-
Komisi II DPRD Kota Bogor Sidak Kantor Dishub, Pantau Uji KIR Gratis dan Potensi Parkir
-
Raperda Pasar Rakyat Dibahas, DPRD Kota Bogor Tekankan Pengolahan Limbah dan Prioritas Produk Lokal
-
DPRD Kota Bogor Kunjungi Rusunawa Cibuluh, Godok Raperda untuk Perbaiki Fasilitas dan Aturan Sewa
-
Adityawarman: Mahasiswa Belajar di Kampus untuk Menimba Ilmu Kehidupan
-
Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat dalam Penyusunan Aturan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana
-
Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian
-
IMSO ke-23 Digelar di Depok, 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika dan Sains
-
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi