- Polres Bogor menggelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 pengamanan mudik mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
- Sebanyak 16 posko strategis disiapkan, termasuk Pos Gadog dengan fasilitas SPKLU, untuk melayani pemudik.
- Polres Bogor melarang konvoi malam takbiran dan akan menerapkan rekayasa lalu lintas One Way Puncak jika perlu.
SuaraBogor.id - Kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Bogor telah mencapai puncaknya. Polres Bogor hari ini telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang akan berlangsung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Operasi besar-besaran ini mengerahkan lebih dari 5.000 personel gabungan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, total personel yang terlibat mencapai 1.099 dari Polres Bogor, dibantu lebih dari 4.000 personel dari instansi terkait.
"Baik dari Dinas Perhubungan, kemudian Satpol PP, dari Kodim juga ada, dari Subdenpom, kemudian dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik Lebaran 2026," ujar Wikha, di Stadion Pakansari Kamis (12/3/2026).
Untuk melayani dan mengamankan pemudik, Polres Bogor telah menyiapkan 16 posko strategis:
- 14 Pos Pengamanan (Pospam): Tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor di 14 titik rawan.
- 1 Pos Pelayanan (Posyan): Berada di Rest Area Gunung Mas, memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk layanan kepolisian.
- 1 Pos Terpadu (Polda Hoegeng Gadog): Pos ini akan didesain agak unik, posnya tematik dan dilengkapi berbagai fasilitas untuk melayani pemudik.
"Di Pos Gadog, sudah tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hasil kerja sama dengan pihak ketiga, serta masjid untuk ibadah dan tempat istirahat," jelasnya.
Kapolres juga melakukan pengecekan di Stadion Pakansari, yang rencananya akan digunakan oleh Bupati Bogor dan seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri.
"Ini merupakan contoh yang sangat luar biasa di mana salah satu fasilitas yaitu Stadion Pakansari bisa dipergunakan untuk melaksanakan sholat Ied," kata Wikha.
Menjelang malam takbiran, Kapolres kembali menegaskan larangan konvoi.
Baca Juga: Jadwal Verifikasi dan Syarat Mudik Gratis Polres Bogor 2026
"Pasti, untuk konvoi dan sebagainya kita sudah menyampaikan dari awal agar dihindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya kurang bagus seperti konvoi yang kita bisa lihat di beberapa waktu kejadian menimbulkan gesekan-gesekan antar masyarakat," jelas Wikha.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti takbiran di tempat-tempat ibadah.
Terkait rekayasa lalu lintas di jalur Puncak, Kapolres memastikan penggunaan Supeltas atau Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas akan tetap diberdayakan.
"Pasti tadi juga Supeltas ikut apel, kita tetap menggunakan Supeltas karena kita sudah memprediksi bahwa nanti kemungkinan akan terjadi lonjakan bukan di saat-saat mudik, namun di hari pertama atau hari kedua (Lebaran) masyarakat sudah mulai libur," imbuhnya.
Strategi lalu lintas di jalur Puncak kini lebih terprediksi, berdasarkan pengalaman Operasi Lilin sebelumnya.
"Apabila per jamnya itu tembus di 2.200 sampai 2.500 ke atas kendaraan melewati gate Tol Ciawi, itu pasti kita melaksanakan beberapa rekayasa lantas terutama one way," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Verifikasi dan Syarat Mudik Gratis Polres Bogor 2026
-
Cukup Bawa KTP dan STNK, Warga Bogor Bisa Titip Motor Gratis di Polsek Terdekat
-
Warga Kabupaten Bogor Ingin Mudik? Ini Pesan Penting Bupati Bogor Agar Rumah Tetap Aman
-
Dedi Mulyadi Liburkan Angkot dan Delman di Jalur Mudik, Ini Skema Uang Sakunya
-
Diringkus Setelah Penyelidikan Panjang, Pria di Citeureup Diduga Lecehkan Tetangga Disabilitas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung
-
Cari Healing di Tengah Alam Asri? 5 Rekomendasi Wisata Alam Memukau di Sukamakmur Bogor
-
Dari Komunitas untuk Negeri, BRILink Mekaar Perluas Akses Keuangan Prasejahtera
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur