- Bendung Katulampa di Kota Bogor tetap berstatus Siaga 4 meskipun wilayah hulu diguyur hujan lebat pada Rabu malam.
- Petugas mencatat fluktuasi tinggi muka air mencapai 60 cm namun tetap berada dalam kategori kondisi yang aman.
- Kondisi Bendung Katulampa yang stabil memberikan kepastian bagi warga Jakarta terkait rendahnya potensi ancaman banjir dari Ciliwung.
SuaraBogor.id - Sebuah kabar melegakan datang dari Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, yang memiliki peran krusial sebagai indikator awal potensi banjir di Jakarta.
Meskipun wilayah hulu Sungai Ciliwung tersebut diguyur hujan lebat pada Rabu sore hingga malam, Bendung Katulampa tercatat tetap dalam kondisi normal atau Siaga 4, memberikan harapan baik bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, terutama di ibu kota.
Berdasarkan data petugas, pada pukul 16.00 WIB TMA tercatat 50 cm dengan status Siaga 4 saat hujan turun. Kondisi tersebut kemudian naik menjadi 60 cm pada pukul 17.00 WIB dengan debit air mencapai 47.659 liter per detik.
Memasuki pukul 18.00 WIB, tinggi muka air masih bertahan di angka 60 cm dengan kondisi cuaca gerimis dan status tetap Siaga 4.
Selanjutnya pada pukul 19.00 WIB, TMA kembali turun menjadi 50 cm dengan debit air sebesar 35.876 liter per detik, sementara hujan berubah menjadi gerimis ringan.
“Alhamdulillah, meskipun hujan cukup deras, kondisi di Bendung Katulampa masih aman di level Siaga 4,” kata Andi Sudirman.
Selain itu, kondisi pintu intake saluran induk Katulampa juga terpantau stabil dengan tinggi muka air 30 cm dan debit sekitar 2.248 liter per detik sepanjang pemantauan.
Data tersebut dihimpun petugas Satuan Pelaksana Ciliwung pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan data tersebut, Bendung Katulampa yang menjadi salah satu indikator potensi banjir di wilayah hilir, termasuk Jakarta, masih berada pada kategori aman. [Antara].
Baca Juga: Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
Berita Terkait
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
Teka-teki Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Terbongkar, 4 Oknum PNS Diserahkan ke APH
-
Parkir Sembarangan di Pakansari? Siap-siap Ban Dikempesin atau Diangkut Dishub
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Jemput 'Pajajaran Baru', Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bogor Bijak Bermedia Digital
-
KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
-
Pilkades Cianjur Resmi Pakai Sistem Digital, Polres Rapat Barisan Tangkal Ancaman Kejahatan Siber
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen