- Pemerintah Kabupaten Bogor akan merayakan Hari Jadi Bogor ke-544 di Desa Malasari pada 3 Juni 2026 mendatang.
- Pemilihan lokasi di kaki Gunung Halimun Salak bertujuan untuk mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok daerah.
- Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal melalui keterlibatan langsung masyarakat serta pemanfaatan fasilitas penginapan penduduk setempat.
SuaraBogor.id - Perayaan Hari Jadi Bogor atau HJB ke-544 di tahun 2026 ini akan menghadirkan nuansa yang berbeda. Jika biasanya acara tersebut digelar di halaman kantor pemerintah daerah di wilayah Cibinong.
Kali ini Pemkab Bogor mengambil keputusan strategis untuk memusatkan peringatan HJB di lokasi yang jauh lebih pelosok Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, tepatnya di kaki Gunung Halimun Salak.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan merupakan bagian dari upaya kuat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa ini adalah kali pertama peringatan HJB dipusatkan di kawasan kaki Gunung Halimun Salak, tepatnya di Kampung Citalahab, Desa Malasari.
"Sudah fix di Desa Malasari pada 3 Juni 2026,” kata Ajat, dilansir dari Antara, Kamis (7/5/2026).
Keputusan ini adalah pesan jelas dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga harus menyentuh hingga ke desa-desa terpencil.
Malasari, dengan keindahan alamnya yang menawan namun akses yang dulunya sulit, menjadi simbol daerah yang kini mulai diperhatikan.
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang umumnya terpusat di kawasan perkotaan, konsep peringatan HJB tahun ini dibuat sederhana dan menyatu dengan masyarakat.
"Nanti konsepnya senatural mungkin, berbaur dengan masyarakat. Jadi tidak bermewah-mewah,” ujar Ajat.
Rangkaian utama HJB tetap meliputi upacara dan sidang paripurna DPRD Kabupaten Bogor. Namun, lokasi pelaksanaan masih disurvei untuk menyesuaikan kondisi lapangan di kawasan Citalahab. Pendekatan ini diharapkan dapat lebih mendekatkan pemerintah dengan rakyat dan menciptakan suasana yang lebih akrab.
Baca Juga: Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
Salah satu tujuan utama di balik pemilihan Desa Malasari adalah untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Bupati Bogor Rudy Susmanto menginginkan perayaan HJB ini menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal.
"Harapan Pak Bupati nanti ada perputaran ekonomi yang bagus. Makanya pimpinan menginap di homestay atau rumah penduduk,” kata Ajat.
Selain upacara di kawasan Citalahab, para pimpinan daerah juga dijadwalkan bermalam di Pendopo Bupati Malasari sebelum bergeser menuju lokasi kegiatan utama.
Ini adalah strategi konkret untuk memastikan uang berputar di tingkat desa dan memberikan manfaat langsung kepada warga, terutama pemilik homestay dan UMKM lokal.
Pemkab Bogor menilai pemilihan Malasari sebagai pusat perayaan HJB tidak terlepas dari perubahan besar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Terutama setelah pembangunan Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer tuntas.
Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui itu kini telah dibeton, membuka akses menuju kawasan wisata kaki Gunung Halimun Salak dan tentu saja, Desa Malasari. Infrastruktur ini menjadi kunci vital bagi pengembangan daerah.
Berita Terkait
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994