alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Batik Depok Diyakini Bisa Mendunia

Andi Ahmad S Minggu, 09 Mei 2021 | 07:10 WIB

Batik Depok Diyakini Bisa Mendunia
Ilustrasi batik Depok. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meyakini bahwa batik Depok bisa mendunia.

SuaraBogor.id - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meyakini bahwa batik Depok bisa mendunia. Hal itu diungkapkan saat meresmikan mini galeri Fathimah Collection (FATco).

Imam mengatakan dengan karya-karyanya yang yang telah dikenal luas, Fatco diharapkan juga bisa membanggakan sebagai anak muda Depok yang mempunyai karya-karya luar biasanya terkait batik Depok.

"Mudah-mudahan dengan adanya Fatco di Depok maka akan membawa batik Depok mendunia," kata Imam di Depok, dilansir dari Antara.

"Fathimah juga punya keinginan mengangkat batik Depok, mudah-mudahan nanti batik Depok juga bisa ikut mendunia," katanya.

Baca Juga: 22 Tahun Kota Depok Berdiri Dinilai Berkembang Pesat

Dikatakannya karya-karya yang dihasilkannya Fathimah benar-benar penuh inovasi dan sangat menarik, sehingga saya yakin kedepannya akan lebih maju lagi.

Sementara itu pemilik brand Fatco, Fathimah Alatas mengatakan kesuksesan dirinya dalam membuat mini galery FATco berkat kedua orangtuanya. Saat ini, dirinya sudah memiliki 35 desain, yang dibuat sejak November 2020.

"Alhamdulillah, ini semua berkat doa kedua orangtua yang selalu mengiringi Fathimah," ujarnya.

Fathimah mengatakan sejak memulai bisnis FATco pada November 2020, dirinya sudah menghasilkan 35 desain baju muslim baik untuk perempuan maupun laki-laki. Setidaknya ada 17 orang yang terlibat dalam bisnis FATco, mulai dari tukang potong sampai tukang jahit.

Karya-karya FATco sudah dipakai oleh berbagai kalangan luas dari masyarakat bisa hingga pejabat seperti anak perempuan dan mantu dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Baca Juga: Imam Budi Yakin JaFest 2021 Bisa Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi COVID-19

"Semua desainnya dari Fathimah sendiri. Idenya muncul dari keseharian, apa, dan seperti apa yang dibutuhkan masyarakat," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait