alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Pesawat Kepresidenan, Demokrat: Kalau Naik, Banyak-Banyak Doa Kalian Biar Selamat

Andi Ahmad S Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:34 WIB

Soal Pesawat Kepresidenan, Demokrat: Kalau Naik, Banyak-Banyak Doa Kalian Biar Selamat
warna pesawat kepresidenan. (Twitter/Alvin Lie)

Sebagai orang yang mewakili Partai Demokrat, Jansen Sitindaon meminta orang-orang yang menggunakan Pesawat Kepresidenan untuk banyak-banyak berdoa agar selamat.

SuaraBogor.id - Polemik warna pesawat kepresidenan yang diganti menjadi warna merah terus mendapatkan sindiran dari Partai Demokrat. Kali ini, datang dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

Sebagai orang yang mewakili Partai Demokrat, Jansen Sitindaon meminta orang-orang yang menggunakan Pesawat Kepresidenan untuk banyak-banyak berdoa agar selamat.

Menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jansen mengatakan itu sebagai sindiran kepada pihak-pihak yang dulu menolak pembelian Pesawat Kepresidenan, namun kini justru terus memakainya.

Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya, @jansen_jsp pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Baca Juga: Viral Wisma Hambalang Dicat Biru Ada Bendera Demokrat, Buntut Ganti Cat Pesawat Jokowi

“Lawak Indonesia: Tolak pembelian pesawat presiden! Sudah datang, jual pesawatnya. 7 tahun berselang, terus dipakai ganti cat lagi,” katanya.

Jansen bahkan menyindir bahwa semoga pesawatnya tidak marah dinaiki orang-orang yang dulu menolaknya.

“Kalau naik, banyak-banyak doa kalian biar selamat. Apalagi yang beli masih terus kalian caci!” ungkapnya.

Sebelumnya, Jansen sudah mencuita beruntun terkait pengecatan Pesawat Kepresidenan dari biru-putih menjadi merah-putih.

Dalam pernyataan-pernyataannya, protes Jansen berfokus kepada orang-orang yang dulu menolak namun kini masih menggunakan pesawat tersebut.

Baca Juga: Ngabalin soal Isu Warna Cat Pesawat Kepresidenan: Jangan Cuma Nyerocos ke Sana-ke Mari Aja

Menurut Jansen, Presiden Jokowi sendiri, pada tahun 2014, pernah mengatakan anggaran sebesar pembelian Pesawat Presiden bisa dipakai untuk menutupi kebutuhan mendasar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait