facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ade Yasin Sebut 50 Persen Nakes di Bogor Belum Terima Booster Vaksin

Andi Ahmad S Kamis, 02 September 2021 | 11:55 WIB

Ade Yasin Sebut 50 Persen Nakes di Bogor Belum Terima Booster Vaksin
Tenaga kesehatan di Riau menerima vaksin booster. [Foto Riauonline]

Ade Yasin mengungkapkan, Nakes di wilayahnya (Bogor) itu belum menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga hingga 31 Agustus 2021.

SuaraBogor.id - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya mencatat ada kurang lebih 60 persen tenaga kesehatan atau Nakes di Kabupaten Bogor menerima Booster Vaksin.

Ade Yasin mengungkapkan, Nakes di wilayahnya (Bogor) itu belum menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga hingga 31 Agustus 2021.

"Vaksinasi dosis ketiga progresnya 46,98 persen, hingga 31 Agustus 2021," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, disitat dari Antara, Kamis (2/9/2021).

Bupati Bogor Ade Yasin (Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun)
Bupati Bogor Ade Yasin (Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun)

Menurutnya, dari total 13.124 sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bogor, baru sebanyak 6.166 orang yang menjalani vaksinasi dosis ketiga. Sementara, untuk dosis pertama dan kedua progresnya sudah lebih dari 100 persen.

Baca Juga: PENTING DICATAT! Besok Uji Coba Ganjil Genap di Puncak Bogor 24 Jam

Ade Yasin menyebutkan, kini progres vaksinasi secara keseluruhan sudah mencapai 1,18 juta dosis vaksinasi atau 13,99 persen dari target.

Kabupaten Bogor ditarget melakukan vaksinasi terhadap 70 persen dari total penduduk 5,4 juta jiwa, yakni 4,2 juta jiwa. Target tersebut setara dengan kewajiban menyuntikkan 8,5 juta dosis vaksin.

Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menambah 600 vaksinator untuk mencapai target 100 ribu vaksinasi per hari sesuai permintaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Ada penambahan 600 vaksinator, sebenarnya kebutuhannya dua kali lipat dari yang sekarang ada, yaitu 1.076 vaksinator," ujar Ade Yasin.

Ia menyebutkan, penambahan vaksinator itu dapat terealisasi setelah dirinya berkomunikasi dengan berbagai organisasi tenaga kesehatan (nakes).

Baca Juga: Sindir Rizieq Kena Azab, Abu Janda: Azab dari Allah Akibat Zalim ke Ahok

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait