Mobil Nekat Terobos Sungai Cigadung Cianjur, Ternyata Untuk Bawa Hasil Bumi

Video viral itu baru-baru ini diunggah akun Instagram @kabarnegri memperlihatkan truk berwarna dominan kuning nekat melintas dengan melawan derasnya arus sungai Cigadung.

Hairul Alwan
Minggu, 14 November 2021 | 19:57 WIB
Mobil Nekat Terobos Sungai Cigadung Cianjur, Ternyata Untuk Bawa Hasil Bumi
Tangkapan layar truk angkut ahsil bumi terobos sungai Cigadung, Kabupaten Cianjur. [Istimewa]

SuaraBogor.id - Sebuah  mobil terobos Sungai Cigadung di di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur yang belakangan viral ternyata mengangkut hasil bumi.

Video viral itu baru-baru ini diunggah akun Instagram @kabarnegri memperlihatkan truk berwarna dominan kuning nekat melintas dengan melawan derasnya arus sungai Cigadung.

Perjuangan para penjual hasil bumi di wilayah selatan Cianjur masih memprihatinkan. Mobil bermuatan hasil bumi harus terjun menyeberang ke sungai.

Jika sedang tak deras masih bisa dilewati, namun jika arus sungai deras maka hasil bumi tertahan tak terjual.

Baca Juga:Curhatan Pria Kenal dengan Wanita di Aplikasi Kencan, Kisahnya Berakhir Menyedihkan

Tak ada jembatan permanen yang bisa dilewati oleh kendaraan roda empat yang menghubungkan dua desa yakni Sukamulya dan Wanasari yang masuk wilayah Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur.

Dua desa ini dipisahkan oleh Sungai Cigadung. Saat ini jembatan yang ada hanya untuk kendaraan roda dua saja.

Kepala Desa Wanasari Upid Saripudin mengatakan jarak antara Desa Sukamulya dan Desa Wanasari sejauh lima kilometer.

"Jalur jalan ini masuk jalan kabupaten dan ini merupakan akses jalan satu satunya bagi warga kami dan Sukamulya," kata Upid saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (14/11/2021).

Upid mengatakan, menyebut warga yang ingin menjual hasil bumi tak punya pilihan selain harus terjun dan mobilnya menyeberangi sungai.

Baca Juga:Waduh! Asyik Nonton Sepak Bola, Bapak Ini Tak Sadar Rokoknya Dibuang Anak

Menurut kepala desa, jembatan yang diperuntukkan bagi warga dan roda dua ada dibangunnya oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Cianjur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini