facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Max Sopacua Meninggal Dunia, SBY dan AHY Sampaikan Ucapan Belasungkawa

Andi Ahmad S Rabu, 17 November 2021 | 12:32 WIB

Max Sopacua Meninggal Dunia, SBY dan AHY Sampaikan Ucapan Belasungkawa
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tanggapi putusan MA. (tangkapan layar)

Hal itu dibenarkan oleh anak Max Sopacua, Ferro Sopacua. Menurutnya, ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga telah disampaikan SBY dan AHY.

SuaraBogor.id - Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Max Sopacua.

Hal itu dibenarkan oleh anak Max Sopacua, Ferro Sopacua. Menurutnya, ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga telah disampaikan SBY dan AHY.

Menurutnya, keluarga turut berterimakasih atas ucapan belasungkawa yang disampaikan langsung oleh SBY dan AHY tersebut.

"Tahu, karena terakhir komunikasi, sempat disampaikan, beliau juga memaafkan Pak SBY dan Alhamdulillah juga dari tadi pagi sudah ada utusan statemen dari Pak SBY dan Mas AHY dan itu kami terima kasih sekali," kata Ferro di rumah duka Gang Kepatihan RT02/RW01 Keluarah Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah.

Ferro mengungkapkan, sebelum meninggal dunia ayahnya telah memaafkan mantan pimpinannya di Partai Demokrat tersebut, SBY, yang juga sedang dalam keadaan sakit.

Menurut Ferro, kabar kondisi SBY yang juga sedang dalam perawatan di rumah sakit di Amerika Serikat, yakni RS St Marys dan RS Mayo Clinic, untuk menjalani kanker prostat juga telah disampaikan pihak keluarga keluarga di hari-hari terakhir Max dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Baca Juga: Sebut Max Sopacua Bukan Politisi Karbitan, Bima Arya: Kiprahnya Sangat Panjang

Max menyampaikan kepada keluarganya bahwa telah memaafkan teman-temannya dan juga meminta maaf atas salah dan khilafnya.

"Yang pasti ayah saya meminta maaf kepada semua pihak, itu sempat dikatakan ketika masih bisa berkomunikasi. Beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga dan tentunya kepada teman-temannya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Jadi kalimat terakhirnya permohonan maaf," katanya.

Ferro menjelaskan Max sebenarnya telah menjalani perawatan di rumah sakit sekitar satu bulan. Mantan petinggi Partai Demokrat itu awalnya dirawat di RSUD Kota Bogor selama dua minggu, kemudian dirujuk ke RSPAD Jakarta.

Kondisi ayahnya itu menurun pada empat sampai lima hari ke belakang yang diduga ada indikasi kanker di paru-paru.

"Dalam empat hari ini, pagi tadi kondisinya menurun dan tadi pagi jam 5.53 WIB ayah saya menghembuskan nafas terakhir," kata dia.

Ia merasa beruntung karena anggota keluarga masih diberi kesempatan untuk mendampingi hingga Max menghembuskan nafas terakhirnya.

"Alhamdulillah kami masih diberi izin mendampingi, keluarga pun mendampingi untuk menghembuskan nafas terakhir," ungkapnya. [Antara]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait