SuaraBogor.id - Puasa asyura merupakan amalan khusus di bulan Muharram dan berpahala luar biasa. Puasa ini adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Hukum puasa ini yaitu sunnah muakkadah, sunnah yang sangat dianjurkan.
Untuk puasa asyura ini dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust. Muhammad Syukron Maksum, berikut ini niat puasa Asyura:
Nawaitu shouma fii yaumi aasyuuroo’ sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya: "Saya niat puasa Asyura, sunah karena Allah Ta’ala".
Baca Juga:Niat Puasa Asyura Lengkap dengan Keutamaannya
Ketika Rasulullah SAW sedang berpuasa asyura dan kemudian memerintahkan orang untuk berpuasa, lalu mereka berkata "Ya Rasulullah, ia adalah suatu hari yang dibesarkan oleh orang Yahudi dan Nasrani."
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Jika datang tahun depan, insya Allah kita berpuasa juga pada hari kesembilan."
Ibnu Abbas berkata, "Maka belum lagi datang tahun berikutnya itu, Rasulullah SAW pun wafat." (HR. Muslim dan Abu Dawud)
Dalam setiap berpuasa pasti ada niat, namun beda puasa beda niatnya.
Baca Juga:Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keutamaan yang Harus Diketahui
Berikut keutamaan yang didapatkan saat berpuasa asyura.