facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Riski Pirmansah, Anak 8 Tahun di Cianjur Lumpuh Gegara Cerebral Palsy, Ini Penjelasan Dinkes

Hairul Alwan Jum'at, 04 Februari 2022 | 15:11 WIB

Riski Pirmansah, Anak 8 Tahun di Cianjur Lumpuh Gegara Cerebral Palsy, Ini Penjelasan Dinkes
ILUSTRASI anak lumpuh di Cianjur akibat Cerebral Palsy (suara.com)

Riski Pirmansah merupakan penderita Cerebral Palsy atau lumpuh otak.

SuaraBogor.id - Malang betul nasib M. Riski Pirmansah (8) lantaran harus menjalani aktifitas sehari-hari dalam kondisi lumpuh. Sebelumnya muncul dugaan jika Riski merupakan anak yang mengalami gizi buruk.

Namun, ternyata Riski Pirmansah merupakan penderita Cerebral Palsy atau lumpuh otak. Diketahui, Riski merupakan anak yang tinggal di Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy mengatakan, anak yang mengalami lumpuh tersebut saat ini tengah mendapatkan penanganan itensif di RSUD Cianjur.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan diagnosis, anak tersebut, ada sudah mengidap penyakit sejak pertama lahir yaitu Cerebral Palsy," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (03/02/2022).

Baca Juga: Tak Ada Jembatan, Guru dan Warga Desa Girimukti Cianjur Berjuang Seberangi Sungai Ciujung

Kondisi tersebut, kata dia, akan sulit bisa normal seperti anak pada umumnya. Oleh karena itu pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan penanganan.

"Selain melalukan perawatan, kita juga melakukan langkah yang dilakukan saat ini menyiapkan berbagai bantuan seperti mempersiapkan BPJS dan administrasi lainnya," ucapnya.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi terakhir anak tersebut kondisinya sudah mulai mengalami peningkatan.

"Mungkin pengetahuannya sudah cukup mengenai gizi buruk, bisa saja karena akses pelayanan yang jauh atau kondisi ekonomi. Kondisi terakhir saat ini yang saya terima sudah stabil," katanya.

Sebelumnya diberitakan, M. Riski Pirmansah (8,7) alami lumpuh dan hanya bisa berbaring lemah di atas tempat tidur di rumahnya di Kampung Ciakar RT 02/05, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kantin dan Pedagang Jajanan Sekolah di Cianjur Dilarang Jualan

Anak pasangan Nurjaman dan Eti itu mengalami kelumpuhan sejak usianya satu tahun dan diduga akibat alami gizi buruk.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait