Waduh, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Dominan Menyerang Laki-laki Produktif

Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat merilis data terbaru kasus positif COVID-19 harian tercatat 1.177 orang yang masih didominasi laki-laki

Galih Prasetyo
Senin, 21 Februari 2022 | 12:52 WIB
Waduh, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Dominan Menyerang Laki-laki Produktif
Ilustrasi pasien Covid-19 ditangani tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

SuaraBogor.id - Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat merilis data terbaru kasus positif COVID-19 harian tercatat 1.177 orang yang masih didominasi laki-laki sebanyak 615 orang dan kebanyakan berada di usia produktif 20 sampai 29 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Sri Nowo Retno, di Kota Bogor, Minggu, merinci komposisi kasus positif penyakit menular virus corona itu, datanya setelah 615 orang laki-laki disusul 562 orang perempuan.

"Laki-laki masih cenderung lebih banyak aktivitas di luar rumah," kata Retno.

Lebih lanjut, ia pun mengurai data tersebut menurut jenjang umur yakni ada anak usia di bawah lima tahun di antara kedua data itu, yaitu 23 orang, anak usia 6 sampai remaja umur 19 tahun sebanyak 133 orang.

Baca Juga:Data WHO, Indonesia Negara Ke-17 yang Punya Kasus Covid-19 Tertinggi

Kemudian usia dewasa yakni 20 sampai 29 tahun jumlahnya lebih banyak mencapai 353 orang, disusul usia 30 sampai 39 tahun sebanyak 296 orang, usia 40 sampai 49 berjumlah 190 orang dan usia 50 sampai 59 tahun 109 orang.

Selanjutnya, usia renta atau lanjut usia, mulai 60 sampai 69 tahun ada 46 orang, 70 sampai 79 orang ada 17 orang dan 80 tahun ke atas terdapat 10 orang.

"Usia 20 sampai 29 masih usia produktif yang aktif bekerja atau beraktivitas lain, seperti kuliah, magang, bergaul dan sebagainya," jelasnya.

Retno kembali mengingatkan , pasien tanpa gejala atau gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah, karena rumah sakit hanya diperuntukkan untuk kasus positif COVID-19 bergejala sedang atau berat saja.

Untuk memutus rantai penularan, kontak erat dari pasien terkonfirmasi positif diminta untuk melakukan karantina dan pemeriksaan dengan metode tes usap sesuai ketentuan.

Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 Turun Dalam 3 Hari Terakhir, Gelombang Ketiga Omicron Telah Mereda?

Menanggapi lonjakan kasus ini, kata dia, masyarakat diharapkan untuk untuk lebih meningkatkan disiplin protokol kesehatan baik itu di tempat kerja, tempat umum maupun pada saat kembali ke rumah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini