Dengar Listrik Kaum Miskin 450 VA Bakal Dihapus, Warga Bogor: Harus Minta Tolong ke Siapa

Dia mengatakan, bahwa pemerintah akan menghapus daya listrik 450 volt ampere (VA) di alihkan menjadi 900 VA.

Andi Ahmad S
Rabu, 14 September 2022 | 08:52 WIB
Dengar Listrik Kaum Miskin 450 VA Bakal Dihapus, Warga Bogor: Harus Minta Tolong ke Siapa
Warga melakukan pengisian token listrik di kawasan Benhil, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraBogor.id - Salah seorang warga Bogor, Jumaedi, warga Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengeluhkan rencana pemerintah menghapus daya listrik 450 volt ampere (VA), untuk masyarakat miskin.

Dia mengatakan, bahwa pemerintah akan menghapus daya listrik 450 volt ampere (VA) di alihkan menjadi 900 VA.

Dirinya mengakui perbedaan biaya yang di keluarkan untuk pembayaran listrik bulanannya jika benar-benar dihapus.

"Saya harus minta tolong ke siapa lagi, udah BBM naik," katanya kepada wartawan, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga:Terpopuler: Bungkus Rokok di Meja Anya Geraldine dan Enzy Storia, Listrik Kaum Miskin 450 VA Bakal Dihapus

Rencana penghapusan daya listrik 450 VA membuat warga Bogor sangat keberatan, pasalnya dirinya hanya pekerja serabutan dan mempunyai satu orang anak yang masih duduk di bangku sekolah.

"Berat juga sih yaa, apalagi saya nyari sendiri (nafkah) bagi saya berat," keluhnya.

"Bingung pas token abis, gas elpiji abis kita kaga punya duit, kita rakyat kecil (jadi korban), sedihlah kalau semua lagi gak bisa ke beli," tambahnya.

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah, menurut Jumaedi, ia belum pernah menerimanya. Padahal program itu bisa sangat membantunya. "Perlu, tapi saya gak pernah dapet," ucapnya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) buka suara terkait isu penghapusan daya listrik 450 volt ampere (VA) yang mengemuka sejak Senin (12/9) kemarin.

Baca Juga:Honda Siap Garap Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia Pada Akhir Tahun 2022

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan pihaknya akan selalu mengikuti keputusan pemerintah. Pasalnya, 100 persen saham perusahaan digenggam oleh pemerintah.

"Sebagai BUMN yang 100 persen dimiliki pemerintah, PLN akan menjalankan kebijakan dan keputusan yang diambil secara bersama oleh pemerintah dan DPR untuk kepentingan rakyat," ungkap Gregorius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak