Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral, Wanita Cantik Jadi Korban Pria Gesek-gesekan Kemaluan di KRL Wilayah Depok, Publik Sebut-sebut Nama Dimas

Andi Ahmad S Kamis, 22 September 2022 | 19:43 WIB

Viral, Wanita Cantik Jadi Korban Pria Gesek-gesekan Kemaluan di KRL Wilayah Depok, Publik Sebut-sebut Nama Dimas
Ilustrasi pelecehan di KRL. [Instagram]

Aksi itu tentunya viral di media sosial, setelah diunggah oleh akun instagram @depokterkini.

SuaraBogor.id - Aksi pelecehan seksual kembali terjadi di dalam KRL. Kali ini di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).

Aksi itu tentunya viral di media sosial, setelah diunggah oleh akun instagram @depokterkini.

Mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, seorang pemuda berinisial D terpaksa berurusan dengan polisi lantaran nekat melakukan pelecehan seksual di dalam KRL di kawasan Stasiun Depok Baru.

Data yang berhasil dihimpun DepokToday.com menyebutkan, peristiwa itu terjadi di dalam rangkaian KRL saat di Stasiun Depok Baru sekira pukul 06:40 WIB.

Baca Juga: Kepala Sekolah di Toraja Utara Lecehkan Siswi Dalam Toilet

Pelaku berinisial D itu dilaporkan oleh korbannya berinisial F, seorang karyawati cantik. Adapun modus pelecehan itu, diduga pelaku nekat menggesek-gesekan kemaluannya ke bagian belakang korban saat berada di dalam KRL yang penuh penumpang.

Tak hanya itu saja, pelaku bahkan juga sempat membuka resleting celananya sendiri, kemudian melakukan onani sampai mengeluarkan sperma dan mengenai celana hingga sepatu korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma.

Pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan KRL dan langsung diserahkan ke Polres Metro Depok.

“Iya benar (ada pelecehan di KRL), saat ini pelaku masih kami periksa,” kata Kanit PPA Polres Metro Depok, Iptu Tulus Handani saat dihubungi awak media.

Baca Juga: Tragis! Anak Keterbelakangan Mental Diperkosa hingga Hamil

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat Pasal 36 junto Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 281 KUHP. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait